Survei Indikator: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kinerja Presiden Prabowo Capai 79,9 Persen

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terbaru yang menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,9 persen pada awal tahun 2026.
Survei tersebut dilakukan pada 15–21 Januari 2026 dengan melibatkan 1.220 responden yang dipilih secara acak di seluruh Indonesia. Metode yang digunakan adalah wawancara tatap muka, dengan margin of error sekitar ±2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Pendiri sekaligus Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengatakan angka kepuasan tersebut tergolong sangat tinggi untuk ukuran seorang presiden di awal masa pemerintahan.
“Jadi secara umum tidak terlalu berbeda dengan approval rating Presiden Prabowo Januari 2025 dibanding Januari 2026. Kalau dijumlahkan antara sangat puas dan cukup puas itu 79,9 persen, jadi sangat tinggi untuk ukuran approval rating seorang presiden,” kata Burhanuddin dalam rilis survei, Minggu (8/2/2026).
Rincian Tingkat Kepuasan Publik
Berdasarkan hasil survei, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo terbagi sebagai berikut:
Sangat puas: 13,0 persen
Cukup puas: 66,9 persen
Kurang puas: 17,1 persen
Tidak puas: 2,2 persen
Tidak tahu/tidak jawab: 0,8 persen
Burhanuddin menilai, meskipun angka kepuasan secara keseluruhan tinggi, kategori “sangat puas” masih relatif kecil dibanding kategori “cukup puas”.
“Kalau kita lihat di sini, memang masih banyak yang mengatakan cukup puas, tetapi yang mengatakan sangat puas baru 13 persen. Artinya yang betul-betul sangat puas masih belum memadai,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa tingkat kepuasan publik terhadap Prabowo relatif stabil dibanding awal masa pemerintahannya pada 2025.
“Jadi secara umum tidak terlalu berbeda dengan approval rating Presiden Prabowo Januari 2025 dibanding Januari 2026,” kata Burhanuddin.
Modal Politik Pemerintahan
Menurut Burhanuddin, angka kepuasan yang tinggi ini menunjukkan dukungan publik terhadap pemerintahan Prabowo masih solid. Capaian tersebut dinilai menjadi modal politik penting bagi pemerintah dalam menjalankan program-program strategis nasional ke depan.
Survei Indikator Politik Indonesia ini menjadi salah satu parameter utama untuk membaca persepsi publik terhadap kinerja Presiden Prabowo pada awal periode pemerintahannya.

Baca Juga :  PP Nomor 9 Tahun 2026 Terbit, Pemerintah Atur Pemberian THR dan Gaji ke-13 bagi ASN

Berita Terkait

Insentif Rp1,5 Juta untuk Guru Madrasah Non-ASN Mulai Cair Akhir Juni, Kemenag Pastikan Tepat Sasaran
Tiga Tambang Emas Ilegal Diduga Milik Oknum Kades Puntikalo, Sikap Bungkam Jadi Tanda Tanya Besar
Kadis DPMPTSP Kota Jambi Disorot: Penegak Regulasi atau Pembela Pengusaha Reklame Tanpa PBG?
Anjlok Lebih Rp 20 Miliar di Tengah Menjamurnya Billboard dan Videotron: Akankah APH Mengusut Pajak Reklame Kota Jambi?
Kejagung Setorkan Rp1,02 Triliun Hasil Lelang dan Pemulihan Aset ke Kementerian Keuangan
Mahasiswa Gelar Demo Besar di Jakarta, Sejumlah BEM dan Serikat Mahasiswa Turun ke Jalan
Polemik Jalan Wong Kito : PU Klaim 451 Meter Dengan Anggaran Rp. 2, 34 Milliar Tuai Pertanyaan, Ribut Beton Atau Rabat beton, Kapan Lelangnya ?
KPK Panggi Fuad Bos Maktour Di Kasus Korupsi Kuota Haji Hari Ini
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:05 WIB

Insentif Rp1,5 Juta untuk Guru Madrasah Non-ASN Mulai Cair Akhir Juni, Kemenag Pastikan Tepat Sasaran

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:13 WIB

Tiga Tambang Emas Ilegal Diduga Milik Oknum Kades Puntikalo, Sikap Bungkam Jadi Tanda Tanya Besar

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:14 WIB

Kadis DPMPTSP Kota Jambi Disorot: Penegak Regulasi atau Pembela Pengusaha Reklame Tanpa PBG?

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:14 WIB

Anjlok Lebih Rp 20 Miliar di Tengah Menjamurnya Billboard dan Videotron: Akankah APH Mengusut Pajak Reklame Kota Jambi?

Senin, 15 Juni 2026 - 15:50 WIB

Kejagung Setorkan Rp1,02 Triliun Hasil Lelang dan Pemulihan Aset ke Kementerian Keuangan

Berita Terbaru