Bareskrim: Belum Ada Indikasi Sabotase di Balik Blackout Sumatera

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Bareskrim Polri menyatakan hingga kini belum menemukan indikasi unsur kesengajaan dalam insiden blackout massal yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada Jumat (22/5/2026). Penyelidikan masih difokuskan pada dugaan gangguan teknis di jaringan transmisi listrik tegangan ekstra tinggi (SUTET).

Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim bersama Puslabfor Polri dan PT PLN telah melakukan pemeriksaan di titik putus sambungan SUTET 275 kV di Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi. Dari lokasi tersebut, tim menemukan konduktor atau kabel penghantar listrik yang putus dan langsung diamankan sebagai barang bukti untuk diuji di laboratorium forensik.

Baca Juga :  Pertamina Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green Mulai 10 Juni 2026

Direktur Tipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol. Moh. Irhamni mengatakan, hasil pemeriksaan sementara belum mengarah pada adanya sabotase maupun intervensi manusia.

“Sejauh ini belum ditemukan indikasi kesengajaan manusia dalam putusnya konduktor itu,” ujarnya.

Sebelumnya, PT PLN mengungkapkan gangguan awal diduga berasal dari sistem transmisi 275 kV antara Muaro Bungo dan Sungai Rumbai di Jambi yang dipengaruhi cuaca ekstrem. Gangguan tersebut kemudian memicu efek berantai hingga menyebabkan pemadaman listrik besar di berbagai wilayah Sumatera.

Baca Juga :  Kabar Duka, Mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia

Blackout yang terjadi sejak Jumat malam itu berdampak pada jutaan pelanggan dan ratusan gardu induk di Sumatera. Pemerintah bersama PLN kini diminta memperkuat sistem backbone kelistrikan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Berita Terkait

Mengapa DPMPTSP Kota Jambi Tak Berani Tegas Menyatakan Videotron VR9 Berizin atau Tidak?
Insentif Rp1,5 Juta untuk Guru Madrasah Non-ASN Mulai Cair Akhir Juni, Kemenag Pastikan Tepat Sasaran
Tiga Tambang Emas Ilegal Diduga Milik Oknum Kades Puntikalo, Sikap Bungkam Jadi Tanda Tanya Besar
Kadis DPMPTSP Kota Jambi Disorot: Penegak Regulasi atau Pembela Pengusaha Reklame Tanpa PBG?
Kejagung Setorkan Rp1,02 Triliun Hasil Lelang dan Pemulihan Aset ke Kementerian Keuangan
Mahasiswa Gelar Demo Besar di Jakarta, Sejumlah BEM dan Serikat Mahasiswa Turun ke Jalan
Polemik Jalan Wong Kito : PU Klaim 451 Meter Dengan Anggaran Rp. 2, 34 Milliar Tuai Pertanyaan, Ribut Beton Atau Rabat beton, Kapan Lelangnya ?
KPK Panggi Fuad Bos Maktour Di Kasus Korupsi Kuota Haji Hari Ini
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:49 WIB

Mengapa DPMPTSP Kota Jambi Tak Berani Tegas Menyatakan Videotron VR9 Berizin atau Tidak?

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:05 WIB

Insentif Rp1,5 Juta untuk Guru Madrasah Non-ASN Mulai Cair Akhir Juni, Kemenag Pastikan Tepat Sasaran

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:13 WIB

Tiga Tambang Emas Ilegal Diduga Milik Oknum Kades Puntikalo, Sikap Bungkam Jadi Tanda Tanya Besar

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:14 WIB

Kadis DPMPTSP Kota Jambi Disorot: Penegak Regulasi atau Pembela Pengusaha Reklame Tanpa PBG?

Senin, 15 Juni 2026 - 15:50 WIB

Kejagung Setorkan Rp1,02 Triliun Hasil Lelang dan Pemulihan Aset ke Kementerian Keuangan

Berita Terbaru