Pertamina Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green Mulai 10 Juni 2026

- Jurnalis

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga BBM nonsubsidi Pertamax dan Pertamax Green mulai 10 Juni 2026.

Kenaikan harga tersebut berlaku di seluruh wilayah pemasaran Pertamina sesuai evaluasi berkala harga bahan bakar minyak.

Pertamina menetapkan harga Pertamax atau RON 92 menjadi Rp16.250 per liter dari sebelumnya Rp12.300 per liter.

Sementara itu, Pertamax Green 95 naik menjadi Rp17.000 per liter dari harga sebelumnya Rp12.900 per liter.

Penyesuaian harga dilakukan mengikuti perkembangan harga minyak mentah dunia dan kondisi pasar energi internasional.

Baca Juga :  HNW Apresiasi Terbitnya Peraturan Menteri Agama tentang Ditjen Pesantren

Kenaikan ini membuat harga Pertamax bertambah Rp3.950 per liter dibandingkan tarif sebelumnya.

Sedangkan Pertamax Green 95 mengalami kenaikan sebesar Rp4.100 per liter mulai hari ini.

Di sisi lain, Pertalite dan Biosolar subsidi tidak mengalami perubahan harga.

Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar subsidi bertahan di harga Rp6.800 per liter.

Pertamina juga menetapkan harga Pertamax Turbo sebesar Rp20.750 per liter.

Kemudian Dexlite dibanderol Rp23.000 per liter dan Pertamina Dex mencapai Rp24.800 per liter.

Baca Juga :  9 WNI Relawan Flotilla Gaza Dibebaskan, Menlu Sugiono Pastikan Segera Dipulangkan

Pertamina menyebut penyesuaian harga dilakukan sesuai formula yang ditetapkan pemerintah dan regulator terkait.

“Penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan berdasarkan evaluasi berkala terhadap harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah.”

Perusahaan memastikan pasokan BBM tetap aman dan distribusi kepada masyarakat berjalan normal.

Masyarakat dapat memantau informasi harga BBM terbaru melalui aplikasi MyPertamina maupun kanal resmi Pertamina.

Kenaikan harga Pertamax dan Pertamax Green diperkirakan berdampak pada biaya transportasi serta operasional kendaraan pribadi.

Berita Terkait

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal
Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat
Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah
Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo
Aksi Balita 2 Tahun di Wonosobo Bikin Geger, Nekat Panjat Atap Rumah WARGA
Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan
Ibas: Pendidikan Adalah Investasi Peradaban, Bukan Sekadar Bangunan Sekolah
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan

Berita Terbaru