Kapolda Riau Turun Langsung Selidiki Kematian Anak Gajah di Tesso Nilo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU – Kapolda Riau, Herry Heryawan, turun langsung ke lokasi penemuan seekor anak gajah Sumatera yang ditemukan mati di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan, Kamis (26/2/2026).

Kedatangan Kapolda bersama tim Direktorat Reserse dan Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Riau itu untuk memastikan penyelidikan berjalan menyeluruh dan profesional.
Anak gajah tersebut ditemukan di wilayah Resort Lancang Kuning, Seksi Wilayah I TNTN, dalam kondisi sudah membusuk dan diperkirakan telah mati lebih dari satu pekan sebelum ditemukan petugas patroli. Polisi langsung memasang garis pengamanan di sekitar lokasi guna kepentingan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga :  Erupsi Gunung Dukono Tewaskan Dua WNA, Tim Gabungan Evakuasi Pendaki yang Terjebak

Kapolda Riau menegaskan, pihaknya akan mengusut tuntas penyebab kematian satwa dilindungi tersebut. “Kami hadir langsung bersama tim reserse dan labfor untuk memastikan apa penyebab kematian. Apabila ditemukan unsur pidana, tentu akan kami proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Herry di lokasi.

Dugaan sementara, anak gajah itu mengalami luka pada bagian kaki yang mengarah pada indikasi jeratan. Luka tersebut diduga menimbulkan infeksi hingga berujung kematian. Meski demikian, kepastian penyebab kematian masih menunggu hasil nekropsi atau bedah bangkai yang dilakukan tim medis dari Balai TNTN.

Baca Juga :  Laka Maut di Mendalo Jambi, Pemotor Tewas Diduga Tabrak Truk Rusak yang Terparkir

Sebagai langkah lanjutan, Polda Riau akan menggencarkan patroli serta operasi “sapu jerat” di kawasan hutan TNTN guna membersihkan jerat liar yang kerap mengancam satwa dilindungi. Kepolisian menegaskan komitmennya untuk memperkuat perlindungan gajah Sumatera dan menindak tegas pelaku yang terbukti merusak ekosistem kawasan konservasi tersebut.

Berita Terkait

Erupsi Gunung Dukono Tewaskan Dua WNA, Tim Gabungan Evakuasi Pendaki yang Terjebak
Rumah Terbakar, Anggota BPK RI Haerul Saleh Meninggal Dunia
Longsor di Tol Bocimi KM 72, Jalur Arah Bogor-Jakarta Sempat Ditutup Total
Bus ALS Tabrak Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas Terbakar
Niat Mulia Berujung Duka, Pria Tewas Tertabrak KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
Diguyur Hujan Semalaman, 47 RT di Kota Jambi Terendam, Tiga Sekolah Ikut Terdampak
Oknum Wakil Dekan UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi Digerebek di Kamar Kos, Istri Saksikan Langsung
Kebakaran Apartemen Mediterania Diduga Akibat Korsleting Panel Listrik, 9 Orang Terluka
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:41 WIB

Erupsi Gunung Dukono Tewaskan Dua WNA, Tim Gabungan Evakuasi Pendaki yang Terjebak

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:37 WIB

Rumah Terbakar, Anggota BPK RI Haerul Saleh Meninggal Dunia

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:58 WIB

Longsor di Tol Bocimi KM 72, Jalur Arah Bogor-Jakarta Sempat Ditutup Total

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:55 WIB

Bus ALS Tabrak Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas Terbakar

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:01 WIB

Niat Mulia Berujung Duka, Pria Tewas Tertabrak KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

Berita Terbaru