Ditjenpas Pastikan Video “Sel Mewah” di Lapas Cilegon

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) memastikan video yang menarasikan adanya “sel mewah” di Lapas Cilegon tidak sesuai fakta. Klarifikasi itu disampaikan setelah video tersebut ramai beredar di media sosial dan memicu beragam tanggapan publik.

Melalui pernyataan resminya, Ditjenpas menegaskan bahwa ruangan yang terlihat dalam video bukanlah sel mewah seperti yang dituduhkan. Pihaknya menyebut kondisi di dalam lapas masih sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan tidak ada fasilitas eksklusif bagi warga binaan tertentu.

Baca Juga :  BMKG: Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering dari Normal 30 Tahun Terakhir

Ditjenpas juga telah melakukan pengecekan langsung terkait video viral tersebut. Hasil penelusuran menunjukkan adanya narasi yang dinilai menyesatkan dan tidak menggambarkan kondisi sebenarnya di dalam lembaga pemasyarakatan itu.

“Kami memastikan informasi yang beredar mengenai sel mewah di Lapas Cilegon tidak benar,” tegas pihak Ditjenpas.

Selain itu, Ditjenpas menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan terhadap seluruh lapas dan rutan di Indonesia guna mencegah adanya pelanggaran maupun fasilitas yang tidak sesuai aturan.

Baca Juga :  Kapolri Hadiri Tanam Raya Jagung Serentak di Ogan Ilir, Targetkan 1 Juta Hektare pada Kuartal I 2026

Viralnya video tersebut kembali memunculkan sorotan publik terhadap pengawasan di lembaga pemasyarakatan. Namun pemerintah meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi.

Sebelumnya, video yang diklaim memperlihatkan fasilitas mewah di dalam Lapas Cilegon beredar luas di berbagai platform media sosial dan menjadi perbincangan warganet. Informasi itu kemudian dibantah langsung oleh Ditjenpas setelah dilakukan pemeriksaan internal.

Berita Terkait

Tito Ingatkan Daerah Terdampak Bencana Percepat Realisasi Tambahan TKD
Insentif Rp1,5 Juta untuk Guru Madrasah Non-ASN Mulai Cair Akhir Juni, Kemenag Pastikan Tepat Sasaran
Tiga Tambang Emas Ilegal Diduga Milik Oknum Kades Puntikalo, Sikap Bungkam Jadi Tanda Tanya Besar
Kadis DPMPTSP Kota Jambi Disorot: Penegak Regulasi atau Pembela Pengusaha Reklame Tanpa PBG?
Kejagung Setorkan Rp1,02 Triliun Hasil Lelang dan Pemulihan Aset ke Kementerian Keuangan
Mahasiswa Gelar Demo Besar di Jakarta, Sejumlah BEM dan Serikat Mahasiswa Turun ke Jalan
Polemik Jalan Wong Kito : PU Klaim 451 Meter Dengan Anggaran Rp. 2, 34 Milliar Tuai Pertanyaan, Ribut Beton Atau Rabat beton, Kapan Lelangnya ?
KPK Panggi Fuad Bos Maktour Di Kasus Korupsi Kuota Haji Hari Ini
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:18 WIB

Tito Ingatkan Daerah Terdampak Bencana Percepat Realisasi Tambahan TKD

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:05 WIB

Insentif Rp1,5 Juta untuk Guru Madrasah Non-ASN Mulai Cair Akhir Juni, Kemenag Pastikan Tepat Sasaran

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:13 WIB

Tiga Tambang Emas Ilegal Diduga Milik Oknum Kades Puntikalo, Sikap Bungkam Jadi Tanda Tanya Besar

Senin, 15 Juni 2026 - 15:50 WIB

Kejagung Setorkan Rp1,02 Triliun Hasil Lelang dan Pemulihan Aset ke Kementerian Keuangan

Senin, 15 Juni 2026 - 15:00 WIB

Mahasiswa Gelar Demo Besar di Jakarta, Sejumlah BEM dan Serikat Mahasiswa Turun ke Jalan

Berita Terbaru