Korea Utara Dukung Kepemimpinan Mojtaba Khamenei di Iran, Kecam Serangan AS dan Israel

- Jurnalis

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PYONGYANG – Pemerintah Korea Utara menyatakan dukungan penuh terhadap Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru Iran. Dalam pernyataan resminya, Pyongyang juga mengecam keras serangan militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap negara tersebut.
Pernyataan itu disampaikan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara melalui kantor berita pemerintah KCNA. Pyongyang menyebut keputusan Majelis Pakar Iran yang menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi merupakan hak kedaulatan Iran yang harus dihormati.
“Korea Utara sepenuhnya mendukung pilihan rakyat Iran dan kepemimpinan Mojtaba Khamenei,” demikian pernyataan resmi yang dikutip media pemerintah.
Penunjukan Mojtaba Khamenei terjadi setelah wafatnya pemimpin tertinggi sebelumnya, Ali Khamenei, yang dilaporkan tewas dalam serangan udara yang dikaitkan dengan operasi militer Amerika Serikat dan Israel.
Pemerintah Korea Utara menilai serangan tersebut sebagai tindakan agresi yang melanggar kedaulatan sebuah negara. Pyongyang juga menuduh Washington dan Tel Aviv sebagai pihak yang bertanggung jawab atas meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Menurut Korea Utara, aksi militer tersebut tidak hanya mengancam stabilitas kawasan, tetapi juga berpotensi memperburuk situasi keamanan global.
Selain menyatakan dukungan terhadap kepemimpinan baru Iran, Korea Utara juga menyampaikan solidaritas kepada rakyat Iran di tengah konflik yang masih berlangsung. Hubungan kedua negara diketahui cukup dekat, terutama dalam sikap politik yang sama-sama kerap berseberangan dengan kebijakan negara-negara Barat.
Ketegangan di kawasan Timur Tengah sendiri masih terus meningkat setelah Iran melancarkan serangan balasan menggunakan rudal dan drone ke sejumlah target yang terkait dengan Amerika Serikat dan Israel. Situasi ini memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik di kawasan tersebut.

Baca Juga :  China's Growing Influence in International Politics: Implications for the World Order

Berita Terkait

Misteri Penularan Hantavirus di Kapal Pesiar Mulai Terkuak, WHO Ungkap Dugaan Penularan Antarmanusia
Trump Serang Paus Leo XIV Usai Kritik Kebijakan AS di Iran, Ketegangan Politik–Moral Memanas
“Doa Saja Tidak Cukup!” Vatikan Serukan Umat Katolik AS Bergerak Hentikan Perang ‘Amoral’ di Iran
Iran Tolak Tawaran Dialog Donald Trump Selama Ramadan: “Kami Tidak Berbicara dengan Setan”
Kuwait Tembak Jatuh 3 Jet Tempur AS, Diduga Salah Sasaran saat Operasi Militer
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Tawarkan Diri Damaikan Konflik AS–Israel vs Iran
Prabowo Tiba di Washington, Hadiri KTT Gaza hingga Temui Donald Trump
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:25 WIB

Misteri Penularan Hantavirus di Kapal Pesiar Mulai Terkuak, WHO Ungkap Dugaan Penularan Antarmanusia

Selasa, 14 April 2026 - 08:38 WIB

Trump Serang Paus Leo XIV Usai Kritik Kebijakan AS di Iran, Ketegangan Politik–Moral Memanas

Senin, 13 April 2026 - 18:59 WIB

“Doa Saja Tidak Cukup!” Vatikan Serukan Umat Katolik AS Bergerak Hentikan Perang ‘Amoral’ di Iran

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:37 WIB

Korea Utara Dukung Kepemimpinan Mojtaba Khamenei di Iran, Kecam Serangan AS dan Israel

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:36 WIB

Iran Tolak Tawaran Dialog Donald Trump Selama Ramadan: “Kami Tidak Berbicara dengan Setan”

Berita Terbaru