Trump Serang Paus Leo XIV Usai Kritik Kebijakan AS di Iran, Ketegangan Politik–Moral Memanas

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 08:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorotpost – Ketegangan antara dunia politik dan otoritas moral global mencuat setelah Donald Trump melontarkan kritik keras terhadap Pope Leo XIV. Pernyataan Trump ini muncul sebagai respons atas kritik Paus terhadap kebijakan Amerika Serikat terkait Iran.

Dalam pernyataannya, Paus Leo XIV menegaskan bahwa ancaman perang dan pendekatan militer terhadap Iran tidak dapat dibenarkan secara moral. Ia menyerukan agar semua pihak menahan diri dan mengedepankan dialog damai.

“Perang tidak pernah menjadi solusi. Kekerasan hanya akan memperdalam penderitaan umat manusia,” tegas Paus Leo XIV.

Paus juga mengingatkan bahwa penggunaan kekuatan militer bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan ajaran agama yang menjunjung tinggi perdamaian.

Baca Juga :  China's Growing Influence in International Politics: Implications for the World Order

Namun, pernyataan tersebut langsung mendapat respons keras dari Donald Trump. Mantan Presiden Amerika Serikat itu menilai Paus terlalu jauh mencampuri urusan politik internasional.

“Paus seharusnya tidak mencampuri kebijakan luar negeri. Pernyataannya lemah dan tidak mencerminkan realitas dunia,” ujar Trump.

Trump bahkan secara terbuka menyatakan ketidaksukaannya terhadap Paus Leo XIV.
“Saya bukan penggemar Paus Leo. Dia tidak memahami bagaimana dunia bekerja,” tambahnya.

Pernyataan saling berseberangan ini mencerminkan benturan tajam antara pendekatan politik berbasis kekuatan dan pandangan moral berbasis nilai kemanusiaan. Di satu sisi, Paus konsisten menyerukan perdamaian dan penolakan terhadap perang. Di sisi lain, Trump tetap mempertahankan pendekatan tegas terhadap ancaman global, termasuk Iran.

Baca Juga :  Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Tawarkan Diri Damaikan Konflik AS–Israel vs Iran

Pengamat menilai, konflik pernyataan ini bukan sekadar polemik personal, melainkan gambaran nyata perbedaan prinsip antara kepentingan geopolitik dan suara moral dunia.

Hingga kini, belum ada tanda-tanda meredanya ketegangan tersebut. Namun, seruan perdamaian dari Vatikan terus digaungkan di tengah meningkatnya kekhawatiran global terhadap potensi konflik di Timur Tengah.

Berita Terkait

Iran Tembakkan Rudal ke Pesawat Militer AS di Yordania
Misteri Penularan Hantavirus di Kapal Pesiar Mulai Terkuak, WHO Ungkap Dugaan Penularan Antarmanusia
“Doa Saja Tidak Cukup!” Vatikan Serukan Umat Katolik AS Bergerak Hentikan Perang ‘Amoral’ di Iran
Korea Utara Dukung Kepemimpinan Mojtaba Khamenei di Iran, Kecam Serangan AS dan Israel
Iran Tolak Tawaran Dialog Donald Trump Selama Ramadan: “Kami Tidak Berbicara dengan Setan”
Kuwait Tembak Jatuh 3 Jet Tempur AS, Diduga Salah Sasaran saat Operasi Militer
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Tawarkan Diri Damaikan Konflik AS–Israel vs Iran
Prabowo Tiba di Washington, Hadiri KTT Gaza hingga Temui Donald Trump
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 09:59 WIB

Iran Tembakkan Rudal ke Pesawat Militer AS di Yordania

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:25 WIB

Misteri Penularan Hantavirus di Kapal Pesiar Mulai Terkuak, WHO Ungkap Dugaan Penularan Antarmanusia

Selasa, 14 April 2026 - 08:38 WIB

Trump Serang Paus Leo XIV Usai Kritik Kebijakan AS di Iran, Ketegangan Politik–Moral Memanas

Senin, 13 April 2026 - 18:59 WIB

“Doa Saja Tidak Cukup!” Vatikan Serukan Umat Katolik AS Bergerak Hentikan Perang ‘Amoral’ di Iran

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:37 WIB

Korea Utara Dukung Kepemimpinan Mojtaba Khamenei di Iran, Kecam Serangan AS dan Israel

Berita Terbaru