JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) menyerahkan santunan duka kepada 13 ahli waris korban meninggal dunia akibat gempa bumi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Masing-masing ahli waris menerima bantuan uang tunai sebesar Rp 15 juta.
Penyerahan bantuan berlangsung pada Sabtu (22/8) di Posko Terpadu Lapangan Berdikari Danga, Nagekeo, yang dihadiri oleh Bupati Nagekeo Simplisius Donatus, perwakilan Direktorat PSKB Kemensos, serta dinas terkait.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa penyaluran ini merupakan bentuk penanganan bencana yang terintegrasi sesuai prosedur nasional.
”Santunan kepada ahli waris yang meninggal sebesar Rp 15 juta,” ujar Gus Ipul. Ia menjelaskan penanganan bencana dilakukan secara bertahap melalui kolaborasi pemerintah pusat, daerah, dan relawan, mulai dari evakuasi, tanggap darurat, hingga tahap rehabilitasi.
Bupati Nagekeo Simplisius Donatus mengapresiasi respons cepat Kemensos dan menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada para keluarga korban. Menurutnya, meski bantuan ini tidak dapat menggantikan sosok yang hilang, santunan tersebut menjadi bentuk kepedulian nyata pemerintah untuk membantu meringankan beban ekonomi keluarga yang ditinggalkan.












