Ibas: Pendidikan Adalah Investasi Peradaban, Bukan Sekadar Bangunan Sekolah

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA– ​Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menegaskan pentingnya menempatkan sektor pendidikan sebagai investasi jangka panjang untuk membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan menentukan arah masa depan Indonesia.

​Pernyataan tersebut disampaikan Ibas dalam Diskusi Kebangsaan bertajuk “Sekolah Berkualitas, SDM Berkualitas: Investasi Pendidikan untuk Indonesia Emas dalam RAPBN 2027” di Ruang Rapat Pimpinan MPR RI, Jakarta.

Poin-Poin Kunci Arahan Waka MPR RI:

  • Fokus pada Outcome Anggaran: Ibas mengingatkan bahwa keberhasilan alokasi anggaran pendidikan dalam RAPBN 2027 tidak diukur hanya dari besarnya belanja (input), melainkan dari dampaknya langsung (outcome) terhadap perbaikan kualitas belajar anak, penguatan kapasitas guru, serta akses yang setara bagi keluarga kurang mampu.
  • Revitalisasi Substantif: Pembenahan fasilitas sekolah tidak boleh berhenti pada perbaikan fisik bangunan saja, melainkan harus menciptakan lingkungan belajar yang aman, bersih, dan memotivasi anak untuk berani bermimpi.
  • Pengembangan Guru & Respons terhadap AI: Guru menjadi prioritas utama investasi. Kesejahteraan tenaga pendidik harus selaras dengan peningkatan kompetensi, terutama dalam membimbing siswa berpikir kritis dan etis di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI).
  • Menciptakan Inovator: Generasi muda didorong agar tidak sekadar menjadi konsumen teknologi global, melainkan tumbuh menjadi pencipta teknologi (creator) dan pembuka lapangan kerja baru.
Baca Juga :  Warga Makassar Berhamburan Keluar Rumah Saat Gempa M 7 NTT: Pada Teriak

​Ibas menutup pandangannya dengan menekankan bahwa pencapaian Visi Indonesia Emas 2045 tidak bisa ditunda. Kualitas peradaban bangsa di masa depan sangat ditentukan dari kualitas pembelajaran di dalam ruang kelas saat ini.

Berita Terkait

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal
Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat
Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah
Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo
Aksi Balita 2 Tahun di Wonosobo Bikin Geger, Nekat Panjat Atap Rumah WARGA
Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Pacu Jalur Resmi Dibuka, Pemprov Dan Polda Riau Ajak Warga Jaga Sungai Kuantan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan

Berita Terbaru