Bahlil Sebut Stok BBM Cukup untuk 20 Hari, Menkeu Purbaya: Itu Stok Normal, Kalau Stok Setahun Rugi

- Jurnalis

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi soal stok bahan bakar minyak (BBM) yang disebut cukup untuk 20 hari ke depan.

Sebelumnya, informasi soal cadangan atau stok BBM dalam negeri yang cukup untuk 20 hari ini, disampaikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

Menkeu Purbaya menuturkan, masalah cadangan BBM ini merupakan urusan Bahlil Lahadalia sebagai Menteri ESDM.

Namun yang Purbaya ketahui, pemerintah memang biasanya menyetok cadangan BBM untuk jangka waktu tertentu.

Cadangan BBM 20 hari itu pun dinilai Purbaya sebagai cadangan stok yang normal.

Baca Juga :  Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

“Kan stok minyak (BBM) saya enggak tahu ya, stok minyak kan urusan Pak Bahlil. Cuman yang saya tahu gini setiap saat tuh kita menyetok sekian puluh hari, kalau enggak salah 15 hari lebih ya.”

“Ini kan stoknya 20 hari, berarti berlebih, bukan habis. Nanti kalau itu bisa beli lagi. Itu stok yang normal bukan darurat,” kata Purbaya  usai sidak harga di Pasar Tanah Abang, Jakarta pada Senin, (9/3/2026), dilansir Kompas TV.

Purbaya menyadari, dari pernyataan Bahlil yang menyebut cadangan BBM kita cukup untuk 20 hari itu membuat banyak pihak mempermasalahkannya, karena dinilai tidak cukup.

Baca Juga :  KIP Jambi Ingatkan Dinkes Muaro Jambi: Program Pemerintah Wajib Dibuka, Bukan Ditutup-Tutupi

Terlebih di tengah situasi perang Iran vs Amerika Serikat-Israel yang berdampak pada harga minyak dunia imbas terganggunya jalur perdagangan di Selat Hormuz.

Namun Purbaya menekankan, cadangan BBM yang ada sekarang sudah optimal.

Karena jika kita menyetok cadangan BBM hingga setahun, justru kita bisa mendapatkan kerugian.

“Ada yang bilang, ‘wah, (stok BBM) kita tinggal 20 hari lagi.’ Bukan begitu. Kalau di stok setahun kan rugi, ada costnya. Jadi strateginya seperti itu. Sudah optimal itu,” terang Purbaya.

Berita Terkait

Kopassus Tegaskan Isu “Orang Istana Digampar Pangkopassus” adalah Hoaks
Ratusan Warga Kaltim Bersiap Aksi 21 April, Kantor Gubernur Dipasangi Kawat Berduri
Update Harga LPG Non-Subsidi April 2026, Pertamina Pastikan Stabil di Seluruh Provinsi
Hashim: Wajar Program Makan Bergizi Gratis Masih Ada Kelemahan di Awal Pelaksanaan
Masih Banyak Disalahpahami, Ini Perbedaan Sertifikasi Halal dan Syariah
Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Dex Naik per 18 April 2026
JK Klarifikasi Polemik “Mati Syahid” saat Ceramah di Masjid UGM
IKBI PTPN IV Tebar 1.500 Bibit Ikan Nila di Kerinci, Perkuat Ketahanan Pangan
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 06:58 WIB

Kopassus Tegaskan Isu “Orang Istana Digampar Pangkopassus” adalah Hoaks

Selasa, 21 April 2026 - 11:40 WIB

Ratusan Warga Kaltim Bersiap Aksi 21 April, Kantor Gubernur Dipasangi Kawat Berduri

Senin, 20 April 2026 - 10:36 WIB

Update Harga LPG Non-Subsidi April 2026, Pertamina Pastikan Stabil di Seluruh Provinsi

Senin, 20 April 2026 - 10:32 WIB

Hashim: Wajar Program Makan Bergizi Gratis Masih Ada Kelemahan di Awal Pelaksanaan

Senin, 20 April 2026 - 10:30 WIB

Masih Banyak Disalahpahami, Ini Perbedaan Sertifikasi Halal dan Syariah

Berita Terbaru

Hukum dan kriminal

Enam Tersangka Kasus Tewasnya Pelajar SMAN 5 Bandung Ditangkap

Rabu, 22 Apr 2026 - 10:51 WIB

Hukum dan kriminal

Eks Kadis LH Jadi Tersangka, Pemprov DKI Tegaskan Patuh Proses Hukum

Selasa, 21 Apr 2026 - 14:28 WIB