Meriyati Roeslani, Istri Jenderal Hoegeng, Wafat di Usia 100 Tahun

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Meriyati Roeslani Hoegeng, istri dari mantan Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, meninggal dunia pada Selasa, 3 Februari 2026, dalam usia 100 tahun. Almarhumah mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Meriyati Roeslani yang akrab disapa Eyang Meri dikenal sebagai sosok pendamping setia Jenderal Hoegeng sepanjang perjalanan hidup dan kariernya di Kepolisian. Ia lahir di Yogyakarta pada 23 Juni 1925 dan menikah dengan Hoegeng Iman Santoso pada 31 Oktober 1946. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai tiga orang anak.
Semasa hidupnya, Meriyati dikenal sederhana dan rendah hati. Ia selalu mendampingi sang suami dalam berbagai penugasan, termasuk saat Hoegeng menjabat sebagai Kapolri. Keteladanan hidupnya sering dikaitkan dengan integritas dan kejujuran Jenderal Hoegeng yang hingga kini dikenang sebagai figur polisi yang bersih dan berani.
Di masa tua, Meriyati menikmati kehidupan bersama keluarga dengan menjalani berbagai aktivitas, seperti melukis dan menyanyi. Bahkan, ia dan Jenderal Hoegeng sempat dikenal publik lewat penampilan mereka dalam sejumlah kegiatan seni dan hiburan.
Jenazah Meriyati Roeslani disemayamkan di kawasan Depok, Jawa Barat, sebelum dimakamkan di Taman Pemakaman Giri Tama, Kabupaten Bogor. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga serta masyarakat yang mengenal sosoknya sebagai simbol kesetiaan, kesederhanaan, dan keteladanan.

Baca Juga :  Bangunan Gudang Material Diduga Langgar GSB dan Manfaatkan Trotoar, DPMPTSP-PUPR Diminta Bertindak

Berita Terkait

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal
Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat
Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah
Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo
Aksi Balita 2 Tahun di Wonosobo Bikin Geger, Nekat Panjat Atap Rumah WARGA
Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan
Ibas: Pendidikan Adalah Investasi Peradaban, Bukan Sekadar Bangunan Sekolah
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan

Berita Terbaru