Sekitar 2.000 Jamaah Umrah Indonesia Sempat Tertahan Akibat Masalah Penerbangan

- Jurnalis

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Sekitar 2.000 jamaah umrah asal Indonesia dilaporkan sempat tertahan di luar negeri akibat kendala penerbangan yang terjadi pada sejumlah rute perjalanan menuju Tanah Air.

Wakil Menteri BUMN, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan bahwa para jamaah tersebut mengalami kendala terutama pada penerbangan yang menggunakan sistem transit.
“Yang sempat terjebak itu saya tidak tahu persis datanya, belum ada update, tapi terakhir sekitar 2.000-an yang berangkat dan sempat stranded,” ujar Dahnil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa.
Menurut Dahnil, gangguan penerbangan tersebut dipicu oleh situasi di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada jadwal penerbangan internasional, khususnya penerbangan lanjutan dari negara transit menuju Indonesia.
Selain itu, tingginya harga tiket pesawat juga menjadi salah satu kendala bagi jamaah untuk segera kembali ke Tanah Air. Beberapa di antaranya memilih menunggu di negara transit hingga mendapatkan tiket dengan harga yang lebih terjangkau.
“Karena harga tiket mahal, banyak yang akhirnya berhenti sementara untuk mencari tiket yang bisa dijangkau,” kata Dahnil.
Meski sempat mengalami kendala, pemerintah memastikan sebagian besar jamaah yang tertahan telah berhasil kembali ke Indonesia. Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan maskapai penerbangan dan pihak terkait guna memastikan proses pemulangan jamaah berjalan lancar serta mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Baca Juga :  Tidak Ada Keracunan MBG di SMPN 7 Jambi, BGN Pastikan Makanan Aman

Berita Terkait

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal
Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat
Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah
Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo
Aksi Balita 2 Tahun di Wonosobo Bikin Geger, Nekat Panjat Atap Rumah WARGA
Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan
Ibas: Pendidikan Adalah Investasi Peradaban, Bukan Sekadar Bangunan Sekolah
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan

Berita Terbaru