Tragedi Drag Race di Kotamobagu, Sulut: Honda Jazz Oleng Usai Finis, 8 Penonton Meninggal

- Jurnalis

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTAMOBAGU – Gelaran kejuaraan Tidar Drag Race Championship 2026 di Jalan AP Mokoginta, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, berujung duka pada Minggu (9/8/2026) sore sekitar pukul 15.50 WITA.

Sebuah mobil peserta mengalami kecelakaan fatal hingga menabrak kerumunan penonton, mengakibatkan 8 orang meninggal dunia dan 9 lainnya luka-luka.

​Insiden bermula saat mobil Honda Jazz kelas Free For All (FFA) yang dikemudikan oleh dragster Tian Ngantung (Tim Mc Joe) memacu kendaraannya di lintasan balap. Usai melewati garis finis dan memasuki area pengereman, kendaraan mendadak mengalami masalah teknis dan hilang kendali.

Baca Juga :  Prabowo Apresiasi Kerja Keras Kabinet: Ada Menteri yang Pingsan hingga Harus Operasi

​Mobil melaju oleng ke arah kiri lintasan, menerobos pagar pembatas sirkuit, dan menghantam penonton yang memadati area belakang titik finis.

Kecelakaan ini menelan total 17 korban jiwa dan luka:

  • Meninggal dunia: 8 orang.
  • Luka-luka: 9 orang.

​Seluruh korban tewas dan luka-luka langsung dievakuasi oleh petugas bersama warga setempat ke RSUD Kotamobagu (Pobundayan) serta RS Monompia untuk penanganan medis darurat.

Baca Juga :  Bocah di Bekasi Diduga Terkena Peluru Nyasar Saat Bermain, Polisi Lakukan Penyelidikan

Pasca-insiden, panitia penyelenggara langsung menghentikan seluruh rangkaian kejuaraan balap tersebut. Pihak Polres Kotamobagu telah mengamankan barang bukti kendaraan Honda Jazz serta melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.

​Sementara itu, pihak panitia Tidar Drag Race Championship 2026 telah menyampaikan belasungkawa mendalam dan menyatakan akan bertanggung jawab penuh atas musibah tersebut.

Berita Terkait

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal
Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat
Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah
Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo
Aksi Balita 2 Tahun di Wonosobo Bikin Geger, Nekat Panjat Atap Rumah WARGA
Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan
Ibas: Pendidikan Adalah Investasi Peradaban, Bukan Sekadar Bangunan Sekolah
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan

Berita Terbaru