4 JCH Kloter Perdana Jambi Gagal Berangkat ke Tanah Suci, Dua Pengganti Diupayakan Masuk Kloter Terakhir

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI – Sebanyak empat Jamaah Calon Haji (JCH) asal Provinsi Jambi dari kloter perdana dilaporkan gagal diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji 2026. Dua jamaah terkendala kondisi kesehatan, sementara dua lainnya memilih menunda keberangkatan akibat trauma psikis terhadap keramaian.

Kloter perdana Jambi atau BTH 13 sebelumnya diberangkatkan menuju Madinah melalui Embarkasi Batam pada Rabu (6/5/2026) pagi. Total jamaah dan petugas yang diberangkatkan sebanyak 441 orang.

Petugas Pendamping Jamaah Haji Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Jambi, Rahmat Dwilki Akbar, mengatakan dua jamaah yang gagal berangkat karena faktor kesehatan berasal dari Kota Jambi.

“Ibu Iramawaty gagal diberangkatkan saat masih di Jambi karena berdasarkan pemeriksaan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi terdeteksi mengalami gejala demensia,” ujar Rahmat.

Baca Juga :  4 ASN Kota Jambi Dipecat, Wali Kota Maulana Peringatkan Bahaya Judol dan Pinjol

Jamaah lainnya, Samsuddin Buyung Kenek (84), gagal diberangkatkan setelah tiba di Batam dan kini menjalani perawatan medis.

“Pak Samsuddin saat ini dirawat di RS Awal Bros Batam. Kondisinya masih dalam penanganan dokter dan kami menunggu hasil diagnosis medis serta kedatangan pihak keluarga,” katanya.

Selain itu, dua jamaah lainnya juga dipastikan batal berangkat setelah mengalami trauma psikis dan tidak sanggup menghadapi situasi keramaian menjelang keberangkatan. Keduanya disebut telah membuat surat pernyataan penundaan keberangkatan.

Kepala Kanwil Kementerian Haji Provinsi Jambi, Wahyudi Abdul Wahab, membenarkan adanya empat jamaah yang gagal berangkat pada kloter perdana tahun ini.

Baca Juga :  Sewa Helikopter Rp4 Miliar, Gaya Gubernur Sumsel Herman Deru Jadi Sorotan Publik

“Hari ini dari Kota Jambi ada dua orang yang malam tadi sakit dan mereka sudah membuat surat pernyataan tunda,” ujar Wahyudi.

Menurutnya, pihak Kanwil telah mengusulkan penggantian dua jamaah tersebut ke pemerintah pusat agar kuota keberangkatan tetap dapat terpenuhi.

“Penggantian nanti akan kita dorong di kloter terakhir, yakni kloter 25 tanggal 20 Mei mendatang,” jelasnya.

Meski terdapat jamaah yang gagal diberangkatkan, mayoritas JCH kloter perdana asal Jambi dilaporkan telah tiba dengan selamat di Madinah dan mulai menjalani rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

Pihak Kanwil Kemenhaj Jambi juga memastikan seluruh jamaah yang berangkat tetap mendapatkan pendampingan dan pemantauan kesehatan selama menjalankan ibadah haji.

Berita Terkait

Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Diduga Pelecehan Seksual oleh Salah Satu Pemilik Orgen Tunggal Sungai Rengas, Kab.Batang Hari
Pamit Mandi di Sungai, Warga Lubuk Pinang Mukomuko Ditemukan Tewas Tenggelam
Dinas Pendidikan Tebo Ditemukan Bermasalah dalam Pengadaan Buku Dana BOS Rp8,77 Miliar
DPMPTSP Kota Jambi Turun Cek Gudang Depo A Plus yang Disorot Diduga Langgar GSB 
3 Jam Sambangi Habib Abubakar Haddad, Sekretaris PBB Muaro Jambi: “Seperti Guru dan Murid”
Masyarakat Desak Inspektorat Periksa Kades, Bangunan Beranggaran Besar di Muaro Jambi Roboh
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:20 WIB

Diduga Pelecehan Seksual oleh Salah Satu Pemilik Orgen Tunggal Sungai Rengas, Kab.Batang Hari

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Pamit Mandi di Sungai, Warga Lubuk Pinang Mukomuko Ditemukan Tewas Tenggelam

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:38 WIB

Dinas Pendidikan Tebo Ditemukan Bermasalah dalam Pengadaan Buku Dana BOS Rp8,77 Miliar

Berita Terbaru