MUKOMUKO – Sebuah peristiwa menyayat hati terjadi di RSUD Mukomuko. Julian (30), warga Desa Air Berau, Kecamatan Pondok Suguh, yang mengalami kecelakaan pada Kamis (25/6) lalu, dikabarkan meninggal dunia di ruang ICU rumah sakit tersebut pada Jumat (26/6) sore.
Yang menjadi sorotan, keluarga pasien mempertanyakan minimnya pelayanan medis. Menurut keterangan Kepala Desa Air Berau, Dedi Hartono, sejak pasien masuk ke ruang ICU, tidak ada satupun kunjungan (visit) dari dokter hingga korban menghembuskan napas terakhir.
“Kami melihat adanya dugaan kelalaian. Tidak ada keputusan rujuk ke rumah sakit lain dan tidak ada visit dokter,” ujar Dedi Hartono.
Pemerintah Desa Air Berau kini meminta pihak RSUD untuk memberikan klarifikasi resmi dan transparan kepada keluarga terkait standar prosedur penanganan pasien.
Pernyataan ini bukan merupakan tuduhan ataupun kesimpulan adanya kelalaian, melainkan bentuk kepedulian Pemerintah Desa agar keluarga memperoleh kejelasan, sehingga tidak berkembang berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Publik mendesak kepada instansi terkait:
1. Dinas Kesehatan Kabupaten Muko-muko
2. Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI
3. Komite Medik RSUD Mukomuko
4. Kepolisian/Kejaksaan (Pihak Berwajib)
5. DPRD Kabupaten Mukomuko
untuk segera melakukan peninjauan dan Investigasi lapangan, sekaligus pemanggilan terhadap Direktur RSUD Muko-Muko.












