Ironis! Pasien ICU Meninggal Tanpa Kunjungan Dokter, Keluarga Minta Keterangan RSUD Mukomuko

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

MUKOMUKO – Sebuah peristiwa menyayat hati terjadi di RSUD Mukomuko. Julian (30), warga Desa Air Berau, Kecamatan Pondok Suguh, yang mengalami kecelakaan pada Kamis (25/6) lalu, dikabarkan meninggal dunia di ruang ICU rumah sakit tersebut pada Jumat (26/6) sore.

Yang menjadi sorotan, keluarga pasien mempertanyakan minimnya pelayanan medis. Menurut keterangan Kepala Desa Air Berau, Dedi Hartono, sejak pasien masuk ke ruang ICU, tidak ada satupun kunjungan (visit) dari dokter hingga korban menghembuskan napas terakhir.

Baca Juga :  Antrean Solar Mengular Akibat Praktik Pelangsir, Polres Merangin Diduga sengaja Biarkan Sindikat BBM Bersubsidi Merajalela

“Kami melihat adanya dugaan kelalaian. Tidak ada keputusan rujuk ke rumah sakit lain dan tidak ada visit dokter,” ujar Dedi Hartono.

Pemerintah Desa Air Berau kini meminta pihak RSUD untuk memberikan klarifikasi resmi dan transparan kepada keluarga terkait standar prosedur penanganan pasien.

Pernyataan ini bukan merupakan tuduhan ataupun kesimpulan adanya kelalaian, melainkan bentuk kepedulian Pemerintah Desa agar keluarga memperoleh kejelasan, sehingga tidak berkembang berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Ribuan Pil Berbahaya Disita di Tanah Abang, Tiga Pengedar Dibekuk Polisi

Publik mendesak kepada instansi terkait:

1. Dinas Kesehatan Kabupaten Muko-muko

2. Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI

3. Komite Medik RSUD Mukomuko

4. Kepolisian/Kejaksaan (Pihak Berwajib)

5. DPRD Kabupaten Mukomuko

untuk segera melakukan peninjauan dan Investigasi lapangan, sekaligus pemanggilan terhadap Direktur RSUD Muko-Muko.

Berita Terkait

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal
Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat
Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah
Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo
Aksi Balita 2 Tahun di Wonosobo Bikin Geger, Nekat Panjat Atap Rumah WARGA
Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan
Ibas: Pendidikan Adalah Investasi Peradaban, Bukan Sekadar Bangunan Sekolah
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan

Berita Terbaru