Harga Emas Antam Turun ke Rp2,83 Juta per Gram, Tren Koreksi Berlanjut

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan pada perdagangan hari ini. Harga emas tercatat turun menjadi Rp2.831.000 per gram, melanjutkan tren koreksi dalam beberapa hari terakhir.

Penurunan ini terjadi setelah sebelumnya harga emas Antam sempat berada di kisaran Rp2,85 juta hingga Rp2,89 juta per gram. Koreksi harga ini mencerminkan fluktuasi yang cukup tajam di pasar logam mulia, seiring perubahan kondisi ekonomi global.

Baca Juga :  Kejagung Tetapkan Dadan Hindayana dan Dua Eks Wakil Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi Program MBG

Selain harga jual, harga buyback atau pembelian kembali emas oleh Antam juga biasanya ikut mengalami penyesuaian, mengikuti pergerakan pasar. Meski demikian, emas masih menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati karena dinilai relatif aman dalam jangka panjang.

Pengamat menilai, penurunan harga emas dipengaruhi oleh sejumlah faktor, di antaranya pergerakan harga emas dunia, penguatan dolar Amerika Serikat, serta dinamika suku bunga global.

Baca Juga :  PTPN IV Regional IV Buka Peluang Kerja Sama Strategis dengan Universitas Jambi

Kondisi ini membuat harga emas cenderung bergerak fluktuatif dalam jangka pendek.
Masyarakat yang ingin membeli atau menjual emas disarankan untuk terus memantau pergerakan harga secara berkala. Pasalnya, perubahan harga dapat terjadi sewaktu-waktu mengikuti perkembangan pasar internasional.

Di tengah tren penurunan ini, sebagian investor justru melihatnya sebagai momentum untuk melakukan pembelian, dengan harapan harga akan kembali naik dalam jangka panjang.

Berita Terkait

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal
Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat
Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah
Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo
Aksi Balita 2 Tahun di Wonosobo Bikin Geger, Nekat Panjat Atap Rumah WARGA
Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan
Ibas: Pendidikan Adalah Investasi Peradaban, Bukan Sekadar Bangunan Sekolah
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan

Berita Terbaru