Didatangi Rocky Gerung, Warkop Asiang Tetap Diserbu: Ini Rahasia Kopi yang Bikin Rela Antre

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pontianak – Kunjungan Rocky Gerung ke Warkop Asiang kembali mengangkat nama kedai kopi legendaris tersebut. Namun, bagi pelanggan setia, ramainya warkop ini bukan fenomena baru—antrean panjang sudah menjadi pemandangan sehari-hari sejak lama.

Warkop yang berada di Pontianak ini dikenal dengan kopi hitam khas yang diracik secara tradisional. Rahasia utamanya terletak pada konsistensi—mulai dari takaran bubuk kopi, suhu air, hingga teknik penyeduhan yang tetap dipertahankan dari generasi ke generasi.

Baca Juga :  KPK Bongkar Suap Eksekusi Lahan, Ketua dan Wakil Ketua PN Depok Minta Pelicin Rp850 Juta

Hasilnya, secangkir kopi dengan cita rasa kuat, pekat, namun tetap halus di lidah dan memiliki aroma yang khas. Tidak heran jika banyak pelanggan rela datang pagi-pagi hanya untuk mendapatkan secangkir kopi racikan Asiang.

Di tengah menjamurnya kafe modern dengan berbagai varian minuman kekinian, Warkop Asiang tetap bertahan dengan konsep sederhana. Tanpa dekorasi mewah, tempat ini justru menawarkan suasana klasik yang akrab dengan obrolan santai para pengunjung.

Kehadiran Rocky Gerung yang sempat ikut meracik kopi di lokasi memang menjadi sorotan publik dan viral di media sosial. Namun, pelanggan lama menilai daya tarik utama tetap pada kualitas rasa yang tidak berubah.

Baca Juga :  Warga Makassar Berhamburan Keluar Rumah Saat Gempa M 7 NTT: Pada Teriak

“Kalau datang agak siang biasanya sudah penuh,” ujar salah satu pelanggan.

Fenomena ini menunjukkan bahwa di tengah tren kopi modern, konsistensi rasa dan kesederhanaan justru menjadi kunci utama yang membuat Warkop Asiang terus diminati dan tak pernah sepi pengunjung.

Berita Terkait

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal
Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat
Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah
Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo
Aksi Balita 2 Tahun di Wonosobo Bikin Geger, Nekat Panjat Atap Rumah WARGA
Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan
Ibas: Pendidikan Adalah Investasi Peradaban, Bukan Sekadar Bangunan Sekolah
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan

Berita Terbaru