Gempa M 6,0 Guncang Timor Tengah Utara NTT, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NTT – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,0 mengguncang wilayah Timor Tengah Utara pada Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 10.17 WIB. Getaran dirasakan di sejumlah daerah di Nusa Tenggara Timur hingga negara tetangga.

Berdasarkan informasi resmi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di laut sekitar 67 kilometer barat laut Timor Tengah Utara, dengan kedalaman 31 kilometer. Titik koordinat gempa tercatat pada 8,99 Lintang Selatan dan 124,20 Bujur Timur.

“Gempa ini tidak berpotensi tsunami,” demikian keterangan BMKG dalam rilis resminya.

Baca Juga :  Pendaki Semeru Jatuh ke Jurang 375 Meter, Tim SAR Berhasil Evakuasi Setelah Sepekan

BMKG menjelaskan bahwa gempa tersebut merupakan jenis gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas tektonik di wilayah tersebut. Meski tidak berpotensi tsunami, masyarakat tetap diminta waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

Getaran gempa dilaporkan terasa cukup kuat di sejumlah wilayah, terutama di Atambua dengan skala intensitas III–IV MMI. Selain itu, guncangan juga dirasakan di beberapa daerah lain seperti Kupang, Kefamenanu, Maumere, Ende, Larantuka, hingga Alor. Bahkan, getaran dilaporkan terasa sampai ke wilayah Timor Leste.

Baca Juga :  Biduan Asal Jambi Berinisial E Resmi Laporkan Pemilik Orgen Tunggal Inisial B, ke Polres BatangHari Terkait Dugaan Pelecehan

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Warga juga diminta memastikan kondisi bangunan tempat tinggal aman dari risiko kerusakan sebelum kembali beraktivitas.

“Pastikan informasi yang diterima hanya bersumber dari kanal resmi BMKG,” tulis BMKG.

Pihak berwenang terus memantau perkembangan situasi pascagempa, termasuk kemungkinan adanya aktivitas susulan di wilayah tersebut.

Berita Terkait

Aksi Balita 2 Tahun di Wonosobo Bikin Geger, Nekat Panjat Atap Rumah WARGA
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Biduan Asal Jambi Berinisial E Resmi Laporkan Pemilik Orgen Tunggal Inisial B, ke Polres BatangHari Terkait Dugaan Pelecehan
Karhutla di Muaro Jambi Meluas, BPBD Catat Lahan Terbakar Hampir 8 Hektare
Tim SAR Gabungan Evakuasi Buruh Asal Bandung yang Diduga Diterkam Buaya di Banyuasin
Material Longsor Tebing 11 Meter Sumbat Aliran Kali Ciapus di Ciomas Bogor
Oknum Ditjenpas Jambi Nyambi Bisnis Barang Haram, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jambi Sesalkan Rusaknya Integritas Aparat
Polresta Jambi Undang Suheri Dwi Nopriyadi untuk Klarifikasi Dugaan Pencemaran Nama Baik/Fitnah
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Biduan Asal Jambi Berinisial E Resmi Laporkan Pemilik Orgen Tunggal Inisial B, ke Polres BatangHari Terkait Dugaan Pelecehan

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:20 WIB

Karhutla di Muaro Jambi Meluas, BPBD Catat Lahan Terbakar Hampir 8 Hektare

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:07 WIB

Tim SAR Gabungan Evakuasi Buruh Asal Bandung yang Diduga Diterkam Buaya di Banyuasin

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:32 WIB

Material Longsor Tebing 11 Meter Sumbat Aliran Kali Ciapus di Ciomas Bogor

Berita Terbaru