Gempa M 7,3 Guncang Bitung, Sempat Picu Tsunami Kecil

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BITUNG – Gempa bumi kuat berkekuatan magnitudo 7,3 mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara, Kamis (2/4/2026) pagi sekitar pukul 05.48 WIB. Getaran keras membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada di laut, sekitar 127 kilometer dari Bitung dengan kedalaman 18 kilometer. Gempa yang tergolong dangkal ini terasa kuat di sejumlah wilayah pesisir Sulawesi Utara.

Pasca gempa, BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami. Sejumlah alat pemantau mencatat adanya kenaikan muka air laut di beberapa titik.

Baca Juga :  Dramatis! ABK Asal Toraja Ditemukan Hidup Setelah Hampir 3 Hari Terjebak di Kapal Terbalik

Di Bitung, gelombang tsunami terdeteksi sekitar 0,2 meter, sementara di wilayah Halmahera mencapai 0,3 meter. Meski demikian, tsunami yang terjadi tergolong kecil dan tidak menimbulkan dampak signifikan.

Kendati begitu, situasi di lapangan sempat mencekam. Warga pesisir memilih melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih tinggi sebagai langkah antisipasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa tersebut. Namun, aparat dan petugas terkait masih terus melakukan pemantauan dan pendataan di lapangan.

Baca Juga :  Biduan Asal Jambi Berinisial E Resmi Laporkan Pemilik Orgen Tunggal Inisial B, ke Polres BatangHari Terkait Dugaan Pelecehan

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir, untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan. Warga juga diminta tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi dan selalu mengikuti arahan resmi dari pemerintah.

Gempa ini kembali menjadi pengingat bahwa wilayah Indonesia, khususnya kawasan timur, merupakan daerah rawan aktivitas seismik yang berpotensi memicu bencana lanjutan seperti tsunami.

Berita Terkait

Aksi Balita 2 Tahun di Wonosobo Bikin Geger, Nekat Panjat Atap Rumah WARGA
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Biduan Asal Jambi Berinisial E Resmi Laporkan Pemilik Orgen Tunggal Inisial B, ke Polres BatangHari Terkait Dugaan Pelecehan
Karhutla di Muaro Jambi Meluas, BPBD Catat Lahan Terbakar Hampir 8 Hektare
Tim SAR Gabungan Evakuasi Buruh Asal Bandung yang Diduga Diterkam Buaya di Banyuasin
Material Longsor Tebing 11 Meter Sumbat Aliran Kali Ciapus di Ciomas Bogor
Oknum Ditjenpas Jambi Nyambi Bisnis Barang Haram, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jambi Sesalkan Rusaknya Integritas Aparat
Polresta Jambi Undang Suheri Dwi Nopriyadi untuk Klarifikasi Dugaan Pencemaran Nama Baik/Fitnah
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Biduan Asal Jambi Berinisial E Resmi Laporkan Pemilik Orgen Tunggal Inisial B, ke Polres BatangHari Terkait Dugaan Pelecehan

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:20 WIB

Karhutla di Muaro Jambi Meluas, BPBD Catat Lahan Terbakar Hampir 8 Hektare

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:07 WIB

Tim SAR Gabungan Evakuasi Buruh Asal Bandung yang Diduga Diterkam Buaya di Banyuasin

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:32 WIB

Material Longsor Tebing 11 Meter Sumbat Aliran Kali Ciapus di Ciomas Bogor

Berita Terbaru