Idul Adha di Gaza Dirayakan Tanpa Tradisi Kurban

- Jurnalis

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAZA — Suasana Idul Adha di Jalur Gaza tahun ini jauh dari tradisi penuh suka cita yang biasa dirasakan umat Muslim di berbagai negara. Warga Palestina terpaksa merayakan hari raya tanpa penyembelihan hewan kurban akibat perang berkepanjangan, krisis kemanusiaan, dan minimnya pasokan ternak.

Bagi Ahmed Nashwan, warga Gaza, Idul Adha kini hanya menjadi pengingat penderitaan yang dialami masyarakat selama beberapa tahun terakhir. Untuk tahun ketiga berturut-turut, dirinya tidak lagi pergi bersama keluarga ke pasar ternak untuk memilih hewan kurban seperti tradisi sebelumnya.

Baca Juga :  Kasad Maruli Tegaskan Pembubaran Nobar Film Pesta Babi Bukan Instruksi TNI

“Sebelum perang, Idul Adha merupakan momen penuh kebahagiaan bagi kami. Kami biasanya berkumpul sebagai keluarga untuk memilih hewan kurban dan membagikan daging kepada kerabat serta keluarga miskin,” ujar Nashwan kepada Xinhua.

Menurut Kamar Dagang Gaza, harga hewan kurban melonjak drastis dari sekitar 500 dolar AS sebelum perang menjadi 6.000 hingga 7.000 dolar AS. Kondisi itu membuat mayoritas warga tidak lagi mampu membeli hewan kurban di tengah hancurnya ekonomi dan hilangnya sumber penghasilan masyarakat.

Baca Juga :  KPK Panggi Fuad Bos Maktour Di Kasus Korupsi Kuota Haji Hari Ini

Selain mahal, pasokan ternak di Gaza juga hampir tidak tersedia. Penutupan perlintasan membuat impor hewan ternak berhenti total. Banyak peternakan, kandang, hingga gudang pakan hancur akibat konflik yang berlangsung sejak beberapa tahun terakhir.

Warga Gaza kini menjalani Idul Adha dengan sederhana di tengah keterbatasan pangan dan kondisi kemanusiaan yang memburuk. Tradisi kurban yang selama ini menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian sosial pun kembali tak dapat dilaksanakan.

Berita Terkait

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal
Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat
Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah
Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo
Aksi Balita 2 Tahun di Wonosobo Bikin Geger, Nekat Panjat Atap Rumah WARGA
Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan
Ibas: Pendidikan Adalah Investasi Peradaban, Bukan Sekadar Bangunan Sekolah
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan

Berita Terbaru