Kebijakan Seragam Batik dan Melayu di Muaro Jambi Disorot, Antariksa Pertanyakan Transparansi dan Nasib UMKM Lokal

- Jurnalis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUARO JAMBI — Kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Muaro Jambi terkait kewajiban penggunaan pakaian batik berlogo daerah dan pakaian Melayu bagi pelajar PAUD, SD, dan SMP menuai kritik publik.

Kebijakan yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor 420/1222/Disdikbud/2026 ini dinilai menyisakan sejumlah kejanggalan yang berpotensi membebani orang tua siswa serta meminggirkan pelaku usaha lokal.

Sorotan tajam ini datang dari tokoh masyarakat sekaligus mantan anggota DPRD Muaro Jambi, Antariksa. Ia menilai aturan tersebut kurang bijak karena spesifikasi seragam diatur secara sangat rinci—termasuk model dan jenis resleting tertentu—namun tidak diiringi dengan kejelasan informasi mengenai sumber perolehan bahan kainnya.

“Master desain batik dengan logo Kabupaten Muaro Jambi terkesan dikuasai sepihak. Sampai saat ini kami juga belum melihat adanya UMKM konveksi di Muaro Jambi yang diberikan akses untuk memperoleh bahan batik tersebut,” ujar Antariksa.

Baca Juga :  Dokter RSUD di NTT Minta Maaf Usai Komentar Viral Hina Pasien BPJS 'Ruang Jenazah Kosong'

Poin Utama yang Dipertanyakan:

Meskipun mendukung penuh upaya pelestarian budaya daerah melalui penggunaan pakaian adat dan batik, Antariksa mendesak Disdikbud Muaro Jambi untuk menjawab sejumlah persoalan mendasar secara transparan:

Sumber dan Harga Kain: Dari mana bahan resmi batik bermotif logo daerah tersebut harus diperoleh, serta berapa standar harga acuan yang dibebankan kepada wali murid atau pihak sekolah?

Monopoli Pasokan: Mengapa spesifikasi pakaian diatur sedemikian detail tanpa mencantumkan jalur distribusi resmi yang adil?

Baca Juga :  Kapolri dan Ketum Bhayangkari Tinjau Bazar KBN 2026, Tegaskan Komitmen Dukung UMKM Nasional

Pelibatan UMKM Lokal: Mengapa para perajin batik lokal dan pelaku UMKM konveksi di Kabupaten Muaro Jambi tidak dilibatkan dalam proses penyediaan maupun produksi seragam?

Tuntutan Evaluasi Kebijakan

Antariksa mengingatkan agar kebijakan yang bertujuan baik untuk mengangkat identitas daerah tidak disalahgunakan untuk mendatangkan keuntungan sepihak bagi kelompok tertentu. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi segera mengevaluasi implementasi surat edaran tersebut agar terhindar dari kesan adanya praktik kongkalikong.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi belum memberikan tanggapan atau klarifikasi resmi terkait kritik dan pertanyaan terbuka yang dilayangkan.

Berita Terkait

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal
Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat
Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah
Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo
Aksi Balita 2 Tahun di Wonosobo Bikin Geger, Nekat Panjat Atap Rumah WARGA
Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan
Ibas: Pendidikan Adalah Investasi Peradaban, Bukan Sekadar Bangunan Sekolah
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan

Berita Terbaru