Kerja, Lalin Di Jaksel Tetap Macet Pagi Ini

- Jurnalis

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JAKARTA — Meski pemerintah telah mengeluarkan imbauan fleksibilitas kerja pada Selasa (18/8/2026), arus lalu lintas di kawasan Jakarta Selatan terpantau tetap mengalami kemacetan parah pada pagi hari.

​Kebijakan yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri Sekretaris Negara Nomor B-17/M/S/TU.00.03/08/2026 tersebut sedianya memberikan keleluasaan kerja bagi pegawai instansi pemerintah maupun swasta untuk memperingati HUT ke-81 RI. Namun, situasi di lapangan menunjukkan kepadatan kendaraan masih menumpuk di sejumlah titik utama sejak pukul 07.30 WIB.

Baca Juga :  Miris!!Potret pendidikan SDN 232 Muaro Jambi, Belajar Bergantian di Gedung Rapuh

Titik Kemacetan Utama di Jakarta Selatan:

  • Jalan Pasar Minggu (Arah Pancoran): Antrean kendaraan mengular panjang dari area bekas Gedung Volvo hingga persimpangan TMP Kalibata. Kondisi makin semrawut akibat adanya proyek galian jalan yang mempersempit lajur.
  • Jalan Gatot Subroto (Arah Slipi): Kepadatan mengular mulai dari Stasiun LRT Pancoran, berdampak pada imbasan macet ke arah Jalan Kapten Tendean dan koridor menuju Kuningan.
  • Jalan H.R. Rasuna Said: Laju kendaraan tersendat di sekitar Stasiun LRT Kuningan yang dipicu oleh penumpukan aktivitas naik-turun penumpang ojek daring (ojol).
Baca Juga :  Pemerintah Siapkan Rp4 Triliun untuk Pompanisasi, Antisipasi Dampak El Nino

​Pemerintah menggarisbawahi bahwa imbauan fleksibilitas kerja ini bersifat menyesuaikan kebutuhan operasional masing-masing instansi. Bagi sektor pelayanan publik esensial—seperti kesehatan, perbankan, transportasi, dan keamanan—sistem kerja tetap diatur secara proporsional agar layanan kepada masyarakat tidak terganggu.

Berita Terkait

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal
Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat
Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah
Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo
Aksi Balita 2 Tahun di Wonosobo Bikin Geger, Nekat Panjat Atap Rumah WARGA
Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan
Ibas: Pendidikan Adalah Investasi Peradaban, Bukan Sekadar Bangunan Sekolah
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Aksi Balita 2 Tahun di Wonosobo Bikin Geger, Nekat Panjat Atap Rumah WARGA

Berita Terbaru