Pemerintah Siapkan Rp4 Triliun untuk Pompanisasi, Antisipasi Dampak El Nino

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian bergerak cepat mengantisipasi dampak fenomena El Nino dengan menyiapkan anggaran hingga Rp4 triliun untuk program pompanisasi di sektor pertanian.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, anggaran tersebut difokuskan untuk pengadaan pompa air serta penguatan sistem irigasi di sejumlah wilayah yang rawan mengalami kekeringan.
“Pompanisasi ini menjadi langkah cepat agar lahan pertanian tetap mendapatkan pasokan air meski terjadi kemarau panjang,” ujar Amran.

Baca Juga :  Kerjasama Culas Eks HRD dan Orang Dalam BPJS Ketenagakerjaan: Bobol Uang Negara Rp 24,5 Miliar lewat 391 Klaim Palsu

Program ini mencakup distribusi pompa air kepada petani, termasuk dukungan operasional guna memastikan alat dapat dimanfaatkan secara optimal di lapangan. Selain itu, pemerintah juga akan memperbaiki dan memperluas jaringan irigasi bekerja sama dengan kementerian terkait.

Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga stabilitas produksi pangan nasional di tengah ancaman penurunan hasil panen akibat cuaca ekstrem.

Di sisi lain, pemerintah memastikan kondisi stok pangan nasional masih dalam kategori aman. Saat ini, cadangan beras pemerintah disebut telah mencapai sekitar 4,6 juta ton dan diproyeksikan meningkat hingga 5 juta ton dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Purbaya Pastikan THR ASN Cair Pekan Pertama Ramadan 2026

Meski demikian, pemerintah tetap memperkuat langkah antisipasi dari hulu, termasuk pemetaan daerah rawan kekeringan, pembangunan embung dan sumur, serta peningkatan sistem peringatan dini.

Dengan berbagai strategi tersebut, pemerintah berharap dampak El Nino terhadap sektor pertanian dapat ditekan, sehingga ketahanan pangan nasional tetap terjaga.

Berita Terkait

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal
Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat
Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah
Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo
Aksi Balita 2 Tahun di Wonosobo Bikin Geger, Nekat Panjat Atap Rumah WARGA
Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan
Ibas: Pendidikan Adalah Investasi Peradaban, Bukan Sekadar Bangunan Sekolah
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan

Berita Terbaru