Mencuat! Isu Tawar-Menawar Jabatan Kepala Sekolah di Kota Jambi, Begini Tanggapan Tegas Plt Kadisdik

- Jurnalis

Kamis, 13 November 2025 - 07:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Jambi – Proses seleksi kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Jambi tengah menjadi sorotan publik. Isu dugaan “tawar-menawar” atau permainan jabatan mencuat ke permukaan seiring berlangsungnya seleksi calon kepala sekolah (Kepsek) tingkat TK, SD, dan SMP negeri di daerah tersebut.

Informasi yang beredar menyebutkan adanya indikasi permainan dalam penentuan posisi kepala sekolah di sejumlah sekolah favorit. Hal ini memicu keresahan di kalangan tenaga pendidik dan pemerhati pendidikan.

Menanggapi isu tersebut, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Jaelani, menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan sesuai prosedur yang berlaku dan diawasi oleh lembaga resmi.

Baca Juga :  Kota Jambi Ajukan 322 Formasi CASN 2026 ke KemenPAN-RB, Tidak Ada Formasi Guru

> “Silakan kalau ada yang menuduh, tapi buktikan. Semua proses seleksi berjalan transparan dan menggunakan sistem CAT bekerja sama dengan BKN,” ujar Jaelani saat dikonfirmasi, Rabu (12/11/2025).

 

Jaelani menambahkan, seleksi kepala sekolah melibatkan serangkaian tahapan, mulai dari administrasi, tes kompetensi dengan sistem Computer Assisted Test (CAT), hingga wawancara. Ia memastikan tidak ada ruang bagi praktik jual beli jabatan di lingkup Dinas Pendidikan.

> “Kalau pun ada oknum yang mencoba bermain, itu tanggung jawab pribadi, bukan kebijakan dinas,” tegasnya.

 

Dinas Pendidikan juga memastikan bahwa seluruh tahapan seleksi dikawal oleh Inspektorat Kota Jambi guna menjamin transparansi dan integritas proses.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Wacanakan ASN WFH Tiap Jumat, Kurangi Beban Kantor

Sementara itu, Komisi IV DPRD Kota Jambi meminta agar seleksi kepala sekolah tidak sekadar formalitas. Dewan menekankan pentingnya profesionalisme dan objektivitas dalam penentuan jabatan agar tidak merusak kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan.

Dari total 291 peserta awal, sebanyak 284 peserta dinyatakan lolos ke tahap akhir untuk memperebutkan 192 posisi kepala sekolah di berbagai satuan pendidikan di Kota Jambi.

Jaelani menyebutkan, hasil akhir seleksi akan diumumkan secara terbuka kepada publik untuk mencegah spekulasi liar. “Kita ingin masyarakat tahu bahwa proses ini bersih, terbuka, dan sesuai aturan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Diduga Pelecehan Seksual oleh Salah Satu Pemilik Orgen Tunggal Sungai Rengas, Kab.Batang Hari
Pamit Mandi di Sungai, Warga Lubuk Pinang Mukomuko Ditemukan Tewas Tenggelam
Dinas Pendidikan Tebo Ditemukan Bermasalah dalam Pengadaan Buku Dana BOS Rp8,77 Miliar
DPMPTSP Kota Jambi Turun Cek Gudang Depo A Plus yang Disorot Diduga Langgar GSB 
3 Jam Sambangi Habib Abubakar Haddad, Sekretaris PBB Muaro Jambi: “Seperti Guru dan Murid”
Masyarakat Desak Inspektorat Periksa Kades, Bangunan Beranggaran Besar di Muaro Jambi Roboh
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:20 WIB

Diduga Pelecehan Seksual oleh Salah Satu Pemilik Orgen Tunggal Sungai Rengas, Kab.Batang Hari

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Pamit Mandi di Sungai, Warga Lubuk Pinang Mukomuko Ditemukan Tewas Tenggelam

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:38 WIB

Dinas Pendidikan Tebo Ditemukan Bermasalah dalam Pengadaan Buku Dana BOS Rp8,77 Miliar

Berita Terbaru