Pelajar SMP di Grobogan Tewas Usai Perang Sarung, Enam Remaja Diamankan Polisi

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 05:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GROBOGAN – Seorang pelajar SMP berinisial ZMR (16) meninggal dunia usai terlibat aksi perang sarung di wilayah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Dalam peristiwa tersebut, polisi telah mengamankan enam remaja yang diduga terlibat dalam bentrokan.
Insiden tragis itu terjadi pada Rabu malam (25/2/2026) sekitar pukul 23.00 WIB di lapangan sepak bola Dusun Mrayun, Desa Termas, Kecamatan Karangrayung. Berdasarkan informasi yang dihimpun, perang sarung tersebut diduga bermula dari komunikasi melalui media sosial yang berujung pada kesepakatan untuk bertemu dan melakukan duel.
Dalam aksi tersebut, para remaja menggunakan sarung yang diikat pada bagian ujungnya sebagai alat untuk saling menyerang. Korban sempat terjatuh dan tidak sadarkan diri setelah bentrokan berlangsung. Teman-temannya kemudian membawa korban pulang sebelum akhirnya pihak keluarga membawanya ke Puskesmas Karangrayung I untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia saat tiba di fasilitas kesehatan.
Kepolisian dari Polres Grobogan bergerak cepat dengan mengamankan enam remaja yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. Sejumlah barang bukti, termasuk sarung yang digunakan saat kejadian, turut disita untuk kepentingan penyelidikan.
Kasus ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut. Karena seluruh pihak yang terlibat masih berstatus di bawah umur, penanganan perkara dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku terkait perlindungan anak. Polisi juga mengimbau para orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca Juga :  Gudang Rokok Ilegal Terbongkar Usai Kebakaran, Siapa Pemilik Ratusan Slop King Garet?

Berita Terkait

Aksi Balita 2 Tahun di Wonosobo Bikin Geger, Nekat Panjat Atap Rumah WARGA
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Biduan Asal Jambi Berinisial E Resmi Laporkan Pemilik Orgen Tunggal Inisial B, ke Polres BatangHari Terkait Dugaan Pelecehan
Karhutla di Muaro Jambi Meluas, BPBD Catat Lahan Terbakar Hampir 8 Hektare
Tim SAR Gabungan Evakuasi Buruh Asal Bandung yang Diduga Diterkam Buaya di Banyuasin
Material Longsor Tebing 11 Meter Sumbat Aliran Kali Ciapus di Ciomas Bogor
Oknum Ditjenpas Jambi Nyambi Bisnis Barang Haram, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jambi Sesalkan Rusaknya Integritas Aparat
Polresta Jambi Undang Suheri Dwi Nopriyadi untuk Klarifikasi Dugaan Pencemaran Nama Baik/Fitnah
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Biduan Asal Jambi Berinisial E Resmi Laporkan Pemilik Orgen Tunggal Inisial B, ke Polres BatangHari Terkait Dugaan Pelecehan

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:20 WIB

Karhutla di Muaro Jambi Meluas, BPBD Catat Lahan Terbakar Hampir 8 Hektare

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:07 WIB

Tim SAR Gabungan Evakuasi Buruh Asal Bandung yang Diduga Diterkam Buaya di Banyuasin

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:32 WIB

Material Longsor Tebing 11 Meter Sumbat Aliran Kali Ciapus di Ciomas Bogor

Berita Terbaru