Tongkang Batu Bara Serempet Jembatan Muara Sabak, Tiga Tiang Pender Hilang

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUARASABAK — Jembatan Muara Sabak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur kembali mengalami insiden ditabrak kapal tongkang bermuatan batu bara, Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 12.36 WIB. Akibat kejadian tersebut, tiga tiang pender pengaman jembatan dilaporkan hilang dan sejumlah bagian pengaman mengalami kerusakan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kapal yang terlibat yakni Tugboat (TB) MBP 2022 yang menarik tongkang BG United Jaya 3062. Rangkaian kapal tersebut diketahui berlayar dari Jambi menuju Lontar, Merak, Banten dengan membawa muatan batu bara.

Insiden terjadi saat kapal melintas di bawah Jembatan Muara Sabak. Diduga salah satu mesin induk tugboat mengalami gangguan sehingga tongkang tidak dapat dikendalikan secara maksimal dan menyenggol pender jembatan.

Baca Juga :  Gempa M 7,3 Guncang Bitung, Sempat Picu Tsunami Kecil

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tanjabtim, H. Taufik Hidayat membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, pihak terkait langsung bergerak cepat usai menerima informasi dari masyarakat.

“Dari informasi yang kami terima dari masyarakat, kami langsung berkomunikasi dengan Satpolairud Muara Sabak dan melakukan penahanan serta penundaan keberangkatan kapal,” ujarnya.

Pasca kejadian, kapal saat ini masih berstatus berlabuh sambil menunggu proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut. Dishub Tanjabtim bersama Satpolairud dan Dinas PUPR juga telah melakukan pengecekan lokasi kejadian serta pendataan kerusakan di lapangan.

Baca Juga :  Calon Saksi Sidang di PN Jakarta Barat Diduga Dianiaya, Video Pengejaran Viral di Medsos

“Kita melakukan identifikasi kerusakan pengamanan tiang jembatan dan kerusakan kapal bersama pihak Polairud dan Dinas PUPR Tanjabtim,” tambahnya.

Peristiwa ini menambah daftar panjang insiden tongkang batu bara yang menyerempet fasilitas jembatan di Provinsi Jambi dan kembali memicu sorotan publik terhadap lalu lintas angkutan batu bara di jalur sungai.

Berita Terkait

Aksi Balita 2 Tahun di Wonosobo Bikin Geger, Nekat Panjat Atap Rumah WARGA
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Biduan Asal Jambi Berinisial E Resmi Laporkan Pemilik Orgen Tunggal Inisial B, ke Polres BatangHari Terkait Dugaan Pelecehan
Karhutla di Muaro Jambi Meluas, BPBD Catat Lahan Terbakar Hampir 8 Hektare
Tim SAR Gabungan Evakuasi Buruh Asal Bandung yang Diduga Diterkam Buaya di Banyuasin
Material Longsor Tebing 11 Meter Sumbat Aliran Kali Ciapus di Ciomas Bogor
Oknum Ditjenpas Jambi Nyambi Bisnis Barang Haram, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jambi Sesalkan Rusaknya Integritas Aparat
Polresta Jambi Undang Suheri Dwi Nopriyadi untuk Klarifikasi Dugaan Pencemaran Nama Baik/Fitnah
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Biduan Asal Jambi Berinisial E Resmi Laporkan Pemilik Orgen Tunggal Inisial B, ke Polres BatangHari Terkait Dugaan Pelecehan

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:20 WIB

Karhutla di Muaro Jambi Meluas, BPBD Catat Lahan Terbakar Hampir 8 Hektare

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:07 WIB

Tim SAR Gabungan Evakuasi Buruh Asal Bandung yang Diduga Diterkam Buaya di Banyuasin

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:32 WIB

Material Longsor Tebing 11 Meter Sumbat Aliran Kali Ciapus di Ciomas Bogor

Berita Terbaru