Presenter TVRI Papua Barat Ditemukan Meninggal Usai 9 Hari Hilang di Pegunungan Arfak

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pegunungan Arfak — Presenter TVRI Papua Barat, Yanto Indorway, yang dilaporkan hilang akibat terseret arus Sungai Memti di Kabupaten Pegunungan Arfak, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (27/7/2026). Korban ditemukan setelah operasi pencarian intensif selama sembilan hari.

Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Trihadi Kuncahyo, menyampaikan bahwa jenazah Yanto ditemukan oleh tim gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Basarnas, relawan, serta warga dan pihak keluarga.

Baca Juga :  Kak Seto Usul DKI Jakarta Jadi Pelopor Pembentukan Seksi Perlindungan Anak di Setiap RT

Posisi korban berada di aliran Sungai Memti, hanya berjarak sekitar 10 meter dari titik awal ia dilaporkan terjatuh.
​”Sejak laporan diterima, tim gabungan terus menyisir sepanjang aliran sungai dan wilayah sekitarnya.

Seluruh personel bekerja maksimal hingga akhirnya korban berhasil ditemukan,” ujar Trihadi.

​Insiden tersebut bermula pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 11.05 WIT ketika korban tiba-tiba terseret derasnya arus Sungai Memti.

Baca Juga :  Pramono Anung Tersentuh, Anak Yatim di Jakarta Pilih Belanja Kebutuhan Dapur Ketimbang Mainan

Selama proses pencarian, tim SAR gabungan sempat menghadapi sejumlah hambatan berat, mulai dari medan terjal yang sulit dijangkau, kuatnya arus sungai, hingga kondisi cuaca di Pegunungan Arfak yang kerap berubah ekstrem.

Setelah berhasil ditemukan dan dievakuasi dari lokasi, jenazah korban langsung dibawa oleh petugas menuju tempat yang lebih aman untuk penanganan lebih lanjut.

Berita Terkait

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal
Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat
Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah
Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo
Aksi Balita 2 Tahun di Wonosobo Bikin Geger, Nekat Panjat Atap Rumah WARGA
Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan
Ibas: Pendidikan Adalah Investasi Peradaban, Bukan Sekadar Bangunan Sekolah
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan

Berita Terbaru