Proyek “Penyelamat” Air Bersih Diduga Jadi Monumen Mangkrak: Ada Apa dengan Depot Pompa PDAM Tangkit Baru?

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUARO JAMBI – Pembangunan fasilitas publik yang seharusnya menjadi solusi krisis air bersih bagi masyarakat Desa Tangkit Baru, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, kini justru memicu polemik baru.

 

Depot pompa air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di wilayah tersebut diduga kuat mangkrak dan tidak beroperasi sama sekali. Akibatnya, infrastruktur yang menelan anggaran negara tersebut kini kondisinya memprihatinkan, dipenuhi semak belukar, dan menjadi aset mati yang tidak memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.

 

Kondisi di lapangan menunjukkan indikasi kuat adanya kegagalan perencanaan atau kelalaian dalam manajemen operasional oleh pihak PDAM Tirta Muaro Jambi.

Baca Juga :  Pilot Maskapai Asal Malaysia Ditangkap di Bandara Soetta: Jadi Kurir Narkotika 26 Kg dan Positif Tiga Jenis Zat Terlarang

 

Beberapa kejanggalan yang menjadi sorotan tajam di antaranya:

 

1. Mesin Pompa yang Mubazir: Komponen mesin dan instalasi pipa utama tampak dibiarkan menganggur tanpa ada tanda-tanda perawatan berkala, sampai berkaratan.

 

2. Anggaran yang Dipertanyakan: Investigasi lebih lanjut diperlukan untuk memeriksa transparansi aliran dana pembangunan depot pompa air ini, mengingat proyek infrastruktur air bersih umumnya menelan biaya yang sangat besar.

3. Mengapa fasilitas tidak dimanfaatkan secara optimal.

4. Apakah proyek sudah di serahterimakan.

Baca Juga :  MUI Sebut Tak Masalah Presiden Prabowo Beli Sapi Kurban Pakai APBN

 

Kami sudah mencoba meminta konfirmasi dan klarifikasi kepada Derut PDAM  ( NAZARIAH ), beliau sempat membalas pesan Whatsapp  kami, dan meminta waktu untuk menjawab, karna beliau sedang menghadiri acara, Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PDAM belum memberikan penjelasan mengenai alasan teknis maupun administratif di balik berhentinya operasional depot ini.

 

Publikw mendesak agar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta Aparat Penegak Hukum (APH), baik Kejaksaan Negeri maupun Tipidkor Polres Muaro Jambi, segera turun ke lapangan guna mengaudit total proyek ini.

Berita Terkait

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal
Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat
Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah
Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo
Aksi Balita 2 Tahun di Wonosobo Bikin Geger, Nekat Panjat Atap Rumah WARGA
Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan
Ibas: Pendidikan Adalah Investasi Peradaban, Bukan Sekadar Bangunan Sekolah
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan

Berita Terbaru