MEDAN — Tim SAR gabungan mengerahkan ratusan personel untuk mencari dua warga yang dilaporkan hilang pascaledakan hebat di kawasan Perumahan Grand Polonia, Medan.
Peristiwa yang terjadi pada Senin (20/7/2026) ini menghancurkan sebuah rumah mewah dan menimbun sejumlah penghuninya.
Sebanyak 300 hingga 400 personel yang terdiri dari gabungan Basarnas, TNI, Polri, Pemadam Kebakaran, dan tim relawan diturunkan ke lokasi untuk mempercepat proses evakuasi.
Pencarian memfokuskan pembersihan material reruntuhan bangunan dengan menerjunkan tiga unit ekskavator, satu unit crane, drone thermal, serta peralatan penunjang lainnya.
Berdasarkan pendataan petugas, terdapat tujuh orang yang berada di lokasi saat insiden terjadi. Dari jumlah tersebut, empat orang berhasil diselamatkan—salah satunya seorang balita berusia dua tahun.
Sementara itu, satu korban telah ditemukan meninggal dunia pada Selasa (21/7/2026) dini hari sekitar pukul 02.20 WIB dan dievakuasi ke RS Bhayangkara.
Hingga saat ini, proses penyisiran terus dilakukan untuk menemukan dua korban tersisa yang masih tertimbun. Dugaan sementara dari pihak berwenang mengindikasikan bahwa ledakan disebabkan oleh kebocoran pipa gas bawah tanah di area bangunan.












