Reshuffle Kabinet Prabowo: Dudung Abdurachman Masuk Istana, Enam Pejabat Resmi Dilantik

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan perombakan (reshuffle) Kabinet Merah Putih pada Senin sore di Istana Negara. Dalam reshuffle tersebut, enam pejabat baru dilantik untuk mengisi posisi strategis di pemerintahan.

Salah satu nama yang paling menyita perhatian adalah Dudung Abdurachman. Ia dipercaya menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP), posisi penting yang berperan dalam mengoordinasikan program prioritas presiden di lingkungan Istana.

Selain Dudung, sejumlah tokoh lain juga masuk dalam jajaran baru kabinet hasil reshuffle kali ini.

Baca Juga :  Blackout Sumatera Dipicu Gangguan Transmisi di Jambi, Listrik Padam Massal hingga Aceh

Daftar Pejabat yang Dilantik:

Dudung Abdurachman – Kepala Staf Kepresidenan (KSP)

Muhammad Qodari – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah

Jumhur Hidayat – Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup

Hasan Nasbi – Penasihat Khusus Presiden bidang komunikasi

Abdul Kadir Karding – Kepala Badan Karantina Indonesia

Hanif Faisol Nurofiq – Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan

Pelantikan ini merupakan bagian dari langkah strategis Presiden untuk memperkuat kinerja pemerintahan, khususnya dalam menghadapi tantangan di sektor komunikasi publik, lingkungan hidup, serta ketahanan pangan.

Baca Juga :  ​Kejagung Sita Lamborghini Bos Tambang yang Disembunyikan di Gang, Kunci Dibuang ke Got

Reshuffle juga dinilai sebagai upaya penyegaran kabinet guna meningkatkan efektivitas kerja pemerintahan di sisa masa jabatan periode 2024–2029.

Masuknya Dudung ke lingkar inti Istana disebut menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah ingin memperkuat koordinasi dan stabilitas politik nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.

Berita Terkait

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal
Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat
Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah
Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo
Aksi Balita 2 Tahun di Wonosobo Bikin Geger, Nekat Panjat Atap Rumah WARGA
Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan
Ibas: Pendidikan Adalah Investasi Peradaban, Bukan Sekadar Bangunan Sekolah
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan

Berita Terbaru