Tabrakan KRL vs Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Korban Tewas dan Puluhan Luka

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 09:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi — Kecelakaan kereta api terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4/2026) sekitar pukul 20.50 WIB. Insiden ini melibatkan KRL Commuter Line dengan KA jarak jauh Argo Bromo Anggrek yang menabrak bagian belakang rangkaian KRL yang tengah berhenti di jalur.

Benturan keras menyebabkan gerbong belakang KRL—yang disebut sebagai gerbong khusus wanita—mengalami kerusakan parah. Sejumlah penumpang dilaporkan terjebak di dalam gerbong, sementara suasana di lokasi sempat dipenuhi kepanikan dan jeritan korban.

Berdasarkan laporan sementara, sedikitnya 4 hingga 7 orang meninggal dunia, sementara puluhan hingga lebih dari 80 orang mengalami luka-luka. Para korban segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat oleh petugas gabungan dari SAR, kepolisian, dan pihak perkeretaapian.

Baca Juga :  Erupsi Gunung Dukono Tewaskan Dua WNA, Tim Gabungan Evakuasi Pendaki yang Terjebak

Petugas harus melakukan evakuasi ekstra dengan memotong bagian gerbong yang ringsek untuk menyelamatkan penumpang yang terjepit.

Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut. “Kami menyampaikan duka cita mendalam atas kejadian ini dan memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan maksimal,” demikian pernyataan resmi KAI.

Baca Juga :  Geger! Pengamen Ditemukan Tewas di Atas Pohon di Kawasan Payo Lebar Jambi

Sementara itu, proses penyelidikan masih dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Dugaan awal, KRL tengah berhenti akibat gangguan operasional sebelum akhirnya ditabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek yang melintas di jalur yang sama.

Akibat kejadian ini, operasional di Stasiun Bekasi Timur sempat dihentikan sementara. Sejumlah perjalanan kereta dialihkan, dan bus bantuan disiapkan untuk mengangkut penumpang terdampak.

Hingga saat ini, petugas masih melakukan pendataan korban serta penanganan di lokasi kejadian.

Berita Terkait

Aksi Balita 2 Tahun di Wonosobo Bikin Geger, Nekat Panjat Atap Rumah WARGA
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Biduan Asal Jambi Berinisial E Resmi Laporkan Pemilik Orgen Tunggal Inisial B, ke Polres BatangHari Terkait Dugaan Pelecehan
Karhutla di Muaro Jambi Meluas, BPBD Catat Lahan Terbakar Hampir 8 Hektare
Tim SAR Gabungan Evakuasi Buruh Asal Bandung yang Diduga Diterkam Buaya di Banyuasin
Material Longsor Tebing 11 Meter Sumbat Aliran Kali Ciapus di Ciomas Bogor
Oknum Ditjenpas Jambi Nyambi Bisnis Barang Haram, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jambi Sesalkan Rusaknya Integritas Aparat
Polresta Jambi Undang Suheri Dwi Nopriyadi untuk Klarifikasi Dugaan Pencemaran Nama Baik/Fitnah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Biduan Asal Jambi Berinisial E Resmi Laporkan Pemilik Orgen Tunggal Inisial B, ke Polres BatangHari Terkait Dugaan Pelecehan

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:20 WIB

Karhutla di Muaro Jambi Meluas, BPBD Catat Lahan Terbakar Hampir 8 Hektare

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:07 WIB

Tim SAR Gabungan Evakuasi Buruh Asal Bandung yang Diduga Diterkam Buaya di Banyuasin

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:32 WIB

Material Longsor Tebing 11 Meter Sumbat Aliran Kali Ciapus di Ciomas Bogor

Berita Terbaru