Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Pimpinan Akui Kekurangan SDM

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor – Pelayanan di Puskesmas Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi sorotan publik setelah keluhan warga terkait sikap petugas yang dinilai kurang ramah viral di media sosial. Sejumlah pasien mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan saat mengurus layanan kesehatan maupun rujukan.

Keluhan tersebut mencuat usai beberapa warga membagikan pengalaman mereka yang merasa dimarahi hingga diperlakukan dengan nada ketus oleh oknum petugas puskesmas. Selain itu, sistem antrean online juga ikut diprotes karena dinilai membuat pasien yang datang lebih awal justru kalah antre dengan pendaftar daring.

Menanggapi hal itu, Kepala Puskesmas Cisarua, dr. Eulis Irma Khumairoh, memberikan klarifikasi sekaligus mengakui adanya keterbatasan sumber daya manusia di fasilitas kesehatan tersebut.

Baca Juga :  Rumah Terbakar di Kenali Besar, Bocah 6 Tahun Terluka Saat Coba Padamkan Api

Menurutnya, Puskesmas Cisarua saat ini hanya memiliki sekitar 30 pegawai untuk melayani lebih dari 70 ribu penduduk di wilayah Kecamatan Cisarua. Dalam sehari, jumlah pasien yang datang bahkan mencapai 195 hingga 200 orang.

“Kami akui memang ada keterbatasan SDM dan fasilitas. Namun kami terus melakukan evaluasi agar pelayanan bisa lebih baik,” ujar dr. Eulis seperti dikutip dari media lokal.

Pihak puskesmas juga disebut telah melakukan evaluasi internal serta mengajukan penambahan tenaga pegawai melalui skema BLUD guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Kecelakaan Di Sungai Gelam, Satu Keluarga Tewas Terlindas Truk Usai Kecelakaan 

Selain itu, manajemen puskesmas mengaku telah mendatangi langsung beberapa pasien yang menyampaikan keluhan untuk melakukan klarifikasi dan meminta masukan.

Kasus ini pun memicu beragam reaksi dari masyarakat di media sosial. Banyak warganet berharap pelayanan kesehatan, khususnya di fasilitas pemerintah, dapat lebih humanis dan mengedepankan empati kepada pasien.

Sementara itu, warga berharap pemerintah daerah segera memberikan solusi konkret terkait kekurangan tenaga kesehatan agar pelayanan publik di Puskesmas Cisarua dapat berjalan lebih maksimal.

Berita Terkait

Aksi Balita 2 Tahun di Wonosobo Bikin Geger, Nekat Panjat Atap Rumah WARGA
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Biduan Asal Jambi Berinisial E Resmi Laporkan Pemilik Orgen Tunggal Inisial B, ke Polres BatangHari Terkait Dugaan Pelecehan
Karhutla di Muaro Jambi Meluas, BPBD Catat Lahan Terbakar Hampir 8 Hektare
Tim SAR Gabungan Evakuasi Buruh Asal Bandung yang Diduga Diterkam Buaya di Banyuasin
Material Longsor Tebing 11 Meter Sumbat Aliran Kali Ciapus di Ciomas Bogor
Oknum Ditjenpas Jambi Nyambi Bisnis Barang Haram, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jambi Sesalkan Rusaknya Integritas Aparat
Polresta Jambi Undang Suheri Dwi Nopriyadi untuk Klarifikasi Dugaan Pencemaran Nama Baik/Fitnah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Biduan Asal Jambi Berinisial E Resmi Laporkan Pemilik Orgen Tunggal Inisial B, ke Polres BatangHari Terkait Dugaan Pelecehan

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:20 WIB

Karhutla di Muaro Jambi Meluas, BPBD Catat Lahan Terbakar Hampir 8 Hektare

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:07 WIB

Tim SAR Gabungan Evakuasi Buruh Asal Bandung yang Diduga Diterkam Buaya di Banyuasin

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:32 WIB

Material Longsor Tebing 11 Meter Sumbat Aliran Kali Ciapus di Ciomas Bogor

Berita Terbaru