Semarang – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Dedi Prasetyo resmi menutup Pendidikan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan ke-58. Upacara penutupan tersebut digelar di Kompleks Akpol, Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (10/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Komjen Dedi membacakan amanat tertulis dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di hadapan 282 Calon Perwira Remaja (Capaja) yang telah menyelesaikan masa pendidikan selama tiga tahun sejak 2023 lalu. Angkatan ini resmi menyandang nama Batalyon Ksatriya Hawin Sarwahita, yang terdiri dari 249 taruna dan 33 taruni.
”Saya mengucapkan selamat dan sukses kepada 282 Capaja yang telah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dengan baik.
Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras, disiplin, dan dedikasi selama menempuh pendidikan di Bumi Bhayangkara, Akademi Kepolisian,” ujar Komjen Dedi saat membacakan pesan Kapolri.
Apresiasi untuk Lulusan Terbaik
Pimpinan Polri juga menyampaikan ucapan selamat khusus kepada para Capaja yang berhasil meraih predikat penghargaan terbaik, antara lain:
1. Adhi Makayasa (Lulusan terbaik)
2. Ati Tanggap (Prestasi pengetahuan dan akademis)
3. Ati Tanggon (Prestasi karakter dan kepribadian)
4. Ati Trengginas (Prestasi jasmani dan olahraga)
5. Srikandi Cendekia (Taruni lulusan terbaik)
Komjen Dedi mengingatkan para peraih penghargaan agar tidak cepat berpuas diri. Prestasi yang diraih di masa pendidikan harus dijadikan pelecut semangat untuk terus menjaga integritas, kehormatan, dan nama baik institusi Polri di masa depan.
Motivasi untuk Seluruh Perwira Remaja
Di sisi lain, Kapolri juga menitipkan pesan penyemangat bagi para Capaja yang belum berkesempatan mendapatkan penghargaan formal.
Mereka diminta untuk tidak berkecil hati, mengingat pelantikan ini justru merupakan awal dari perjalanan panjang karier mereka.
Kesempatan untuk menunjukkan bakat, pengabdian terbaik, dan mengukir prestasi masih terbuka sangat lebar di medan tugas yang sesungguhnya.












