Krisis Air Bersih di Mendalo Darat, Perumda Akui Kapasitas Tak Mampu Kejar Lonjakan Pelanggan

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KMUARO JAMBI – Warga Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), kembali mengeluhkan krisis air bersih yang tak kunjung teratasi. Distribusi air dari Perumda Air Minum Tirta Muaro Jambi dilaporkan tidak lancar, bahkan kerap tidak mengalir ke rumah warga.

Keluhan ini datang dari warga RT 28 Perumahan Kembar Lestari dan RT 30 Perumahan Puri Arza I. Kondisi tersebut memaksa sebagian warga mencari sumber air alternatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Menanggapi hal itu, Pelaksana Tugas Direktur Perumda Tirta Muaro Jambi, Nazariah, mengakui adanya gangguan distribusi. Ia menyebut, masalah sempat dipicu kebocoran pipa pada jaringan Unit SPAM Metro Mendalo.

Baca Juga :  Oknum Ditjenpas Jambi Nyambi Bisnis Barang Haram, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jambi Sesalkan Rusaknya Integritas Aparat

“Memang sempat terjadi kebocoran pipa, namun saat ini sudah diperbaiki dan distribusi mulai normal kembali,” ujarnya.

Terkait laporan air berminyak yang sempat dikeluhkan warga, pihak Perumda membantah hal tersebut berasal dari jaringan mereka. Menurutnya, kemungkinan berasal dari kondisi penampungan air di rumah warga masing-masing.

Sebagai langkah penanganan, Perumda telah menyalurkan bantuan air bersih langsung ke sejumlah titik terdampak selama proses perbaikan berlangsung.

Namun demikian, Nazariah mengungkap persoalan utama yang dihadapi saat ini adalah keterbatasan kapasitas produksi. Unit SPAM Metro Mendalo hanya memiliki kapasitas sekitar 100 liter per detik untuk melayani sekitar 10.000 pelanggan, sementara jumlah pelanggan terus bertambah melebihi kapasitas tersebut.

Baca Juga :  Terbongkar! Puluhan Kubik Kayu Ilegal Diduga Dibekingi Oknum APH Inisial H dan N, Bebas Melintas Di Jalur Lintas Palembang - Jambi, Pal 10 Kota Jambi

“Kondisi ini membuat pelayanan belum maksimal karena jumlah pelanggan sudah melampaui kemampuan produksi,” ungkapnya.

Situasi ini menjadi peringatan serius bagi pemerintah daerah dan Perumda untuk segera meningkatkan kapasitas layanan, agar krisis air bersih tidak terus berulang di tengah pesatnya pertumbuhan permukiman di kawasan Mendalo Darat.

 

Berita Terkait

Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Diduga Pelecehan Seksual oleh Salah Satu Pemilik Orgen Tunggal Sungai Rengas, Kab.Batang Hari
Pamit Mandi di Sungai, Warga Lubuk Pinang Mukomuko Ditemukan Tewas Tenggelam
Dinas Pendidikan Tebo Ditemukan Bermasalah dalam Pengadaan Buku Dana BOS Rp8,77 Miliar
DPMPTSP Kota Jambi Turun Cek Gudang Depo A Plus yang Disorot Diduga Langgar GSB 
3 Jam Sambangi Habib Abubakar Haddad, Sekretaris PBB Muaro Jambi: “Seperti Guru dan Murid”
Masyarakat Desak Inspektorat Periksa Kades, Bangunan Beranggaran Besar di Muaro Jambi Roboh
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:20 WIB

Diduga Pelecehan Seksual oleh Salah Satu Pemilik Orgen Tunggal Sungai Rengas, Kab.Batang Hari

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Pamit Mandi di Sungai, Warga Lubuk Pinang Mukomuko Ditemukan Tewas Tenggelam

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:38 WIB

Dinas Pendidikan Tebo Ditemukan Bermasalah dalam Pengadaan Buku Dana BOS Rp8,77 Miliar

Berita Terbaru