Niat Mulia Berujung Duka, Pria Tewas Tertabrak KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Niat baik seorang warga untuk melerai aksi tawuran justru berujung tragis. Seorang pria bernama Nur Hasan (45) tewas tertabrak Kereta Rel Listrik (KRL) saat mencoba menghentikan bentrokan remaja di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (5/5/2026) malam.

Peristiwa memilukan itu terjadi di sekitar perlintasan rel Jalan I Gusti Ngurah Rai. Berdasarkan keterangan warga, saat kejadian dua kelompok remaja terlibat tawuran sengit di area rel kereta dengan menggunakan batu, senjata tajam, hingga petasan.

Korban yang baru pulang usai menunaikan salat Isya, tergerak untuk melerai aksi brutal tersebut. Namun nahas, saat berada di dekat rel, korban diduga tidak menyadari adanya kereta yang melaju kencang.

Baca Juga :  Tabrakan KRL vs Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Korban Tewas dan Puluhan Luka

KRL yang melintas dari arah Bekasi menuju Stasiun Jatinegara langsung menghantam tubuh korban. Benturan keras membuat korban terpental dan mengalami luka berat hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.

Ketua RW setempat mengungkapkan bahwa korban dikenal sebagai sosok baik di lingkungan. Saat kejadian, korban bahkan masih mengenakan pakaian koko.

> “Korban itu habis salat Isya, masih pakai baju koko. Niatnya mau melerai anak-anak yang tawuran,” ujar Ketua RW setempat.

Ia juga menyayangkan aksi tawuran yang terus berulang dan justru memakan korban jiwa dari warga yang tidak terlibat.

Baca Juga :  Erupsi Gunung Dukono Tewaskan Dua WNA, Tim Gabungan Evakuasi Pendaki yang Terjebak

> “Ini yang jadi korban orang yang tidak bersalah. Tawuran ini sudah sangat meresahkan warga,” tambahnya.

Aksi tawuran tersebut sempat membuat suasana di lokasi mencekam. Sejumlah pengendara memilih berhenti karena khawatir terkena lemparan batu dan petasan. Bahkan, kereta yang melintas disebut sempat menjadi sasaran lemparan.

Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan memburu para pelaku tawuran yang terlibat dalam insiden tersebut.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa aksi tawuran tidak hanya membahayakan pelaku, tetapi juga dapat merenggut nyawa warga lain yang tidak bersalah.

Berita Terkait

Aksi Balita 2 Tahun di Wonosobo Bikin Geger, Nekat Panjat Atap Rumah WARGA
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Biduan Asal Jambi Berinisial E Resmi Laporkan Pemilik Orgen Tunggal Inisial B, ke Polres BatangHari Terkait Dugaan Pelecehan
Karhutla di Muaro Jambi Meluas, BPBD Catat Lahan Terbakar Hampir 8 Hektare
Tim SAR Gabungan Evakuasi Buruh Asal Bandung yang Diduga Diterkam Buaya di Banyuasin
Material Longsor Tebing 11 Meter Sumbat Aliran Kali Ciapus di Ciomas Bogor
Oknum Ditjenpas Jambi Nyambi Bisnis Barang Haram, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jambi Sesalkan Rusaknya Integritas Aparat
Polresta Jambi Undang Suheri Dwi Nopriyadi untuk Klarifikasi Dugaan Pencemaran Nama Baik/Fitnah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Biduan Asal Jambi Berinisial E Resmi Laporkan Pemilik Orgen Tunggal Inisial B, ke Polres BatangHari Terkait Dugaan Pelecehan

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:20 WIB

Karhutla di Muaro Jambi Meluas, BPBD Catat Lahan Terbakar Hampir 8 Hektare

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:07 WIB

Tim SAR Gabungan Evakuasi Buruh Asal Bandung yang Diduga Diterkam Buaya di Banyuasin

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:32 WIB

Material Longsor Tebing 11 Meter Sumbat Aliran Kali Ciapus di Ciomas Bogor

Berita Terbaru