SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang LCC 4 Pilar, Sampaikan “Sampai Jumpa di Tahun Depan”

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KALBAR – Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat terus menjadi sorotan publik. Terbaru, SMAN 1 Pontianak resmi menyatakan menolak mengikuti final ulang yang diwacanakan pihak MPR RI usai muncul kontroversi penilaian pada babak final.

Sikap tersebut diumumkan langsung melalui pernyataan resmi sekolah yang diunggah di media sosial pada Kamis (14/5/2026). Pihak sekolah menegaskan keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan berbagai hal.

Kepala SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati, menyampaikan bahwa sejak awal pihaknya tidak pernah berniat membatalkan hasil perlombaan. Mereka hanya meminta adanya klarifikasi dan evaluasi terhadap mekanisme penilaian yang dianggap menimbulkan polemik.

Baca Juga :  Videotron VR9 Diduga Tak Berizin, Pajaknya Dibayar Lebih Murah dari Billboard?

“Protes yang kami lakukan semata-mata untuk meminta kejelasan serta menjaga objektivitas dan transparansi lomba,” tulis pihak sekolah dalam keterangannya.

Meski menolak mengikuti lomba ulang, SMAN 1 Pontianak tetap memberikan dukungan kepada SMAN 1 Sambas yang kini akan mewakili Kalimantan Barat pada ajang nasional LCC 4 Pilar MPR RI.

Sebelumnya, polemik ini viral di media sosial setelah salah satu siswi SMAN 1 Pontianak menyampaikan protes terhadap keputusan juri saat final berlangsung. Video tersebut menuai perhatian luas publik hingga memicu berbagai reaksi dari masyarakat.

Baca Juga :  Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo Bukan Gagah-Gagahan, Hasilkan Investasi dan Perkuat Posisi Indonesia

Menanggapi kontroversi itu, pimpinan MPR RI dikabarkan telah memanggil dan menegur tim juri yang bertugas dalam perlombaan tersebut. Evaluasi terhadap pelaksanaan lomba juga disebut akan dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.

Dalam penutup pernyataannya, SMAN 1 Pontianak menyampaikan kalimat yang kini ramai diperbincangkan warganet:

“Sampai Jumpa di LCC 4 Pilar Tahun Depan.”

Pernyataan itu dinilai menjadi simbol sikap elegan sekolah dalam menyikapi polemik yang terjadi, sekaligus penegasan bahwa mereka tetap siap kembali bersaing pada ajang berikutnya.

Berita Terkait

Kejagung Setorkan Rp1,02 Triliun Hasil Lelang dan Pemulihan Aset ke Kementerian Keuangan
Mahasiswa Gelar Demo Besar di Jakarta, Sejumlah BEM dan Serikat Mahasiswa Turun ke Jalan
Polemik Jalan Wong Kito : PU Klaim 451 Meter Dengan Anggaran Rp. 2, 34 Milliar Tuai Pertanyaan, Ribut Beton Atau Rabat beton, Kapan Lelangnya ?
KPK Panggi Fuad Bos Maktour Di Kasus Korupsi Kuota Haji Hari Ini
Videotron VR9 Diduga Tak Berizin, Pajaknya Dibayar Lebih Murah dari Billboard?
Dugaan Korupsi Pajak Reklame Kota Jambi: Ketika Pengawasan Antar Instansi Dipertanyakan
Bau Skandal Reklame Kota Jambi : Dugaan Kongkalikong Perizinan dan Pajak Menguat
Pemerintah Siap Bahas RUU Pemilu Jika Jadi Inisiatif DPR Maupun Pemerintah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 15:50 WIB

Kejagung Setorkan Rp1,02 Triliun Hasil Lelang dan Pemulihan Aset ke Kementerian Keuangan

Senin, 15 Juni 2026 - 15:00 WIB

Mahasiswa Gelar Demo Besar di Jakarta, Sejumlah BEM dan Serikat Mahasiswa Turun ke Jalan

Senin, 15 Juni 2026 - 10:21 WIB

Polemik Jalan Wong Kito : PU Klaim 451 Meter Dengan Anggaran Rp. 2, 34 Milliar Tuai Pertanyaan, Ribut Beton Atau Rabat beton, Kapan Lelangnya ?

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:03 WIB

Videotron VR9 Diduga Tak Berizin, Pajaknya Dibayar Lebih Murah dari Billboard?

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:15 WIB

Dugaan Korupsi Pajak Reklame Kota Jambi: Ketika Pengawasan Antar Instansi Dipertanyakan

Berita Terbaru

Hukum dan kriminal

Eks Bupati Pati Sudewo Didakwa Peras Calon Perangkat Desa

Senin, 15 Jun 2026 - 12:56 WIB