Mata Ditutup Kain dan Leher Disayat, Pelarian Pembunuh AAA Berakhir Tragis di Jalanan Bogor

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BOGOR — Aksi kejar-kejaran dramatis bak adegan film laga terjadi di kawasan Jalan Sholeh Iskandar (Sholis), Simpang Yasmin, Kota Bogor, Sabtu (23/5/2026) pagi. Pelarian terduga pelaku pembunuhan sadis terhadap seorang wanita berinisial AAA berakhir setelah mobil yang dikendarainya terguling di tengah jalan saat berusaha kabur dari kepungan polisi.

Peristiwa ini bermula dari penemuan seorang wanita muda di pinggir Jalan Sholeh Iskandar sekitar pukul 01.15 WIB. Korban ditemukan warga dalam kondisi mengenaskan, dengan mata tertutup kain dan luka sayatan senjata tajam di bagian leher. Saat ditemukan, korban diketahui masih bernapas dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Namun nyawanya tidak tertolong akibat luka parah yang diderita.

Baca Juga :  Luthfi Bantah Bersama Fadia Saat OTT KPK

Berdasarkan keterangan keluarga, korban yang diketahui berinisial AAA merupakan warga Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor. Korban terakhir kali terlihat keluar rumah pada Jumat malam sekitar pukul 22.00 WIB untuk pergi bersama seorang temannya menggunakan mobil Toyota Yaris berwarna oranye.

Polresta Bogor Kota bergerak cepat melakukan pengejaran setelah menerima laporan penemuan korban. Tim gabungan kepolisian kemudian melacak kendaraan yang diduga digunakan pelaku melalui rekaman CCTV dan informasi lapangan.

Dalam video dashcam yang beredar luas di media sosial, mobil pelaku tampak melaju dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya kehilangan kendali dan terguling di kawasan Simpang Yasmin. Polisi yang sudah mengepung lokasi langsung mengamankan pelaku dari dalam kendaraan.

Baca Juga :  ‘Kode Merah’ di Balik Room VIP, Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di Tempat Hiburan Jakbar

Kapolresta Bogor Kota, Rio Wahyu Anggoro, mengungkapkan bahwa pelaku berhasil ditangkap kurang dari enam jam setelah jasad korban ditemukan. Polisi kini masih mendalami hubungan antara korban dan pelaku serta motif di balik pembunuhan tersebut.

“Bukti-bukti sedang kita kumpulkan, termasuk CCTV sepanjang perjalanan dari TKP awal di wilayah Kabupaten sampai peristiwa yang ada di video beredar itu,” ujar Rio. Polisi berjanji akan mengungkap secara lengkap motif kasus tersebut dalam rilis resmi beberapa hari ke depan.

Berita Terkait

44 SPJ Perjalanan Dinas DPRD Muaro Jambi Diduga Fiktif, APH Diminta Turun Tangan
Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah
Biduan Asal Jambi Berinisial E Resmi Laporkan Pemilik Orgen Tunggal Inisial B, ke Polres BatangHari Terkait Dugaan Pelecehan
Diduga Lecehkan Biduan Berinisial E, Pemilik Orgen Tunggal Inisial B Belum Berikan Clarifikasi
Dua Penambang Emas Ilegal di Lahan Pemkab Merangin Ditangkap Polisi
Diduga Pelecehan Seksual oleh Salah Satu Pemilik Orgen Tunggal Sungai Rengas, Kab.Batang Hari
Diduga Tak Kunjung Ditindak APH, Warga Puntikalo Tebo Nekat Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal
5 Oknum Polisi Dipecat Terkait Kematian Brigadir Eko di Tanjabtim, Motif dan Hasil Autopsi Masih Dipertanyakan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:32 WIB

44 SPJ Perjalanan Dinas DPRD Muaro Jambi Diduga Fiktif, APH Diminta Turun Tangan

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Biduan Asal Jambi Berinisial E Resmi Laporkan Pemilik Orgen Tunggal Inisial B, ke Polres BatangHari Terkait Dugaan Pelecehan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Diduga Lecehkan Biduan Berinisial E, Pemilik Orgen Tunggal Inisial B Belum Berikan Clarifikasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Dua Penambang Emas Ilegal di Lahan Pemkab Merangin Ditangkap Polisi

Berita Terbaru