Pemerintah Siap Bahas RUU Pemilu Jika Jadi Inisiatif DPR Maupun Pemerintah

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan pemerintah siap membahas revisi Undang-Undang Pemilu kapan pun dimulai.

Pernyataan itu disampaikan merespons wacana pembahasan RUU Pemilu yang mulai mengemuka di DPR RI.

Tito mengatakan pemerintah tidak mempermasalahkan pihak pengusul revisi Undang-Undang Pemilu tersebut.

“Pemerintah siap saja, apakah nanti menjadi inisiatif pemerintah atau inisiatif DPR. Kami siap membahasnya.”

Menurut Tito, pemerintah akan mengikuti mekanisme legislasi yang berlaku sesuai ketentuan perundang-undangan.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Perusak Ekonomi dan Korupsi di Indonesia

Ia menilai pembahasan RUU Pemilu penting untuk menyesuaikan berbagai perkembangan hukum dan politik nasional.

Sejumlah pihak sebelumnya mendorong pembahasan revisi UU Pemilu segera dimulai agar tidak terlalu dekat tahapan pemilu.

Pembahasan lebih awal dinilai memberi ruang bagi pemerintah, DPR, penyelenggara pemilu, serta masyarakat menyampaikan masukan.

RUU Pemilu diperkirakan memuat sejumlah isu strategis terkait sistem pemilu dan pelaksanaan pemilihan mendatang.

Baca Juga :  Viral Siswa SMP di Deli Serdang Buang MBG ke Jalan, Diduga Basi dan Tak Layak Konsumsi

Beberapa poin yang berpotensi dibahas meliputi tindak lanjut putusan Mahkamah Konstitusi dan evaluasi aturan pemilu sebelumnya.

Selain itu, penataan jadwal pemilu dan pilkada juga diperkirakan menjadi perhatian dalam revisi regulasi tersebut.

DPR RI hingga kini masih membuka peluang pembahasan RUU Pemilu melalui mekanisme usul inisiatif legislatif.

Sikap pemerintah yang siap membahas dinilai menjadi sinyal positif bagi percepatan penyusunan regulasi kepemiluan nasional.

Berita Terkait

Kejagung Setorkan Rp1,02 Triliun Hasil Lelang dan Pemulihan Aset ke Kementerian Keuangan
Mahasiswa Gelar Demo Besar di Jakarta, Sejumlah BEM dan Serikat Mahasiswa Turun ke Jalan
Polemik Jalan Wong Kito : PU Klaim 451 Meter Dengan Anggaran Rp. 2, 34 Milliar Tuai Pertanyaan, Ribut Beton Atau Rabat beton, Kapan Lelangnya ?
KPK Panggi Fuad Bos Maktour Di Kasus Korupsi Kuota Haji Hari Ini
Videotron VR9 Diduga Tak Berizin, Pajaknya Dibayar Lebih Murah dari Billboard?
Dugaan Korupsi Pajak Reklame Kota Jambi: Ketika Pengawasan Antar Instansi Dipertanyakan
Bau Skandal Reklame Kota Jambi : Dugaan Kongkalikong Perizinan dan Pajak Menguat
Prabowo: Pengusaha Indonesia Banyak Dosa, Era AI Bikin Penyimpangan Sulit Disembunyikan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 15:50 WIB

Kejagung Setorkan Rp1,02 Triliun Hasil Lelang dan Pemulihan Aset ke Kementerian Keuangan

Senin, 15 Juni 2026 - 15:00 WIB

Mahasiswa Gelar Demo Besar di Jakarta, Sejumlah BEM dan Serikat Mahasiswa Turun ke Jalan

Senin, 15 Juni 2026 - 10:21 WIB

Polemik Jalan Wong Kito : PU Klaim 451 Meter Dengan Anggaran Rp. 2, 34 Milliar Tuai Pertanyaan, Ribut Beton Atau Rabat beton, Kapan Lelangnya ?

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:03 WIB

Videotron VR9 Diduga Tak Berizin, Pajaknya Dibayar Lebih Murah dari Billboard?

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:15 WIB

Dugaan Korupsi Pajak Reklame Kota Jambi: Ketika Pengawasan Antar Instansi Dipertanyakan

Berita Terbaru

Hukum dan kriminal

Eks Bupati Pati Sudewo Didakwa Peras Calon Perangkat Desa

Senin, 15 Jun 2026 - 12:56 WIB