Ratusan Siswa di Garut Diduga Keracunan Usai Menyantap Menu Makan Bergizi Gratis

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT — Lebih dari 100 pelajar di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dilarikan ke Puskesmas Cibatu akibat dugaan keracunan makanan.

Para siswa melaporkan gejala mual, muntah, dan diare setelah mengonsumsi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dugaan keracunan mulai terungkap ketika sejumlah siswa mendatangi puskesmas setempat secara bergelombang sejak Rabu (22/7/2026) sore.

Kronologi Singkat & Menu Makanan

Baca Juga :  Ketua DPRD Kepri Viral Naik Harley Davidson Rp645 Juta Tanpa Helm, Disorot Soal SIM Khusus

• Penyebab Diduga: Para pelajar mengonsumsi paket MBG yang dibagikan pada Selasa (21/7/2026).

• Isi Menu MBG: Nasi putih, telur, tempe, sayur sup, dan susu.

• Kondisi Konsumsi: Sebagian siswa menyantap makanan di sekolah, sementara beberapa lainnya membawa pulang paket tersebut untuk dikonsumsi di rumah.

Tanggapan Pemerintah Daerah

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, membenarkan kejadian ini dan mengonfirmasi bahwa jumlah korban yang terdampak telah menembus angka 100 orang.

Baca Juga :  *Bak Pagar Makan Tanaman : Dari Pelapor Menjadi Pemain Utama, Menguak Gurita Tambang Emas Ilegal Milik Oknum Kades Puntikalo, kecamatan Sumay.*

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Nurdin Yana, menyatakan bahwa seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis secara cepat dari tim kesehatan Puskesmas Cibatu.

Pihak pemerintah daerah bersama instansi terkait saat ini tengah mendalami dan meneliti sampel makanan untuk memastikan penyebab pasti dari insiden tersebut.

Berita Terkait

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal
Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat
Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah
Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo
Aksi Balita 2 Tahun di Wonosobo Bikin Geger, Nekat Panjat Atap Rumah WARGA
Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan
Ibas: Pendidikan Adalah Investasi Peradaban, Bukan Sekadar Bangunan Sekolah
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan

Berita Terbaru