Saling Serang di X, Natalius Pigai Tantang Guru Besar UGM Debat Live di TV Nasional

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Polemik di media sosial X antara Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai dan Guru Besar Hukum Tata Negara Zainal Arifin Mochtar atau yang akrab disapa Uceng, berbuntut pada tantangan debat terbuka di televisi nasional.
Perdebatan keduanya bermula dari diskusi mengenai isu hak asasi manusia yang berkembang menjadi saling tanggapan tajam di platform X. Adu argumentasi tersebut menarik perhatian publik karena melibatkan pejabat negara dan akademisi terkemuka.
Dalam pernyataannya di media sosial, Pigai menyatakan kesiapannya untuk berdiskusi secara terbuka dan menantang Uceng melakukan debat secara langsung di televisi nasional. Ia menegaskan ingin memaparkan pandangannya secara komprehensif sekaligus menguji pemahaman mengenai HAM di ruang publik.
“Saya siap debat live di TV nasional,” tulis Pigai, seraya menyebut forum terbuka penting agar masyarakat dapat menilai langsung argumentasi masing-masing pihak.
Menanggapi tantangan itu, Uceng menyatakan pada prinsipnya siap berdiskusi. Namun, ia menegaskan tidak memiliki kewenangan atau akses untuk mengatur penyelenggaraan debat di televisi nasional. Ia berharap pihak yang memiliki fasilitas dan jaringan media dapat memfasilitasi forum tersebut.
Uceng juga menjelaskan latar belakang akademiknya di bidang hukum dan HAM, serta menyebut perdebatan terbuka akan menjadi ruang pembelajaran bersama bagi publik.
Polemik ini pun memicu beragam reaksi warganet. Sejumlah pengguna media sosial bahkan mulai membuat desain flyer dan mendorong agar debat tersebut benar-benar direalisasikan.
Hingga kini, belum ada kepastian waktu maupun media penyelenggara yang akan memfasilitasi debat terbuka antara kedua tokoh tersebut. Namun, wacana ini terus menjadi perbincangan hangat di ruang publik digital.

Baca Juga :  PP Nomor 9 Tahun 2026 Terbit, Pemerintah Atur Pemberian THR dan Gaji ke-13 bagi ASN

Berita Terkait

Mahasiswa Gelar Demo Besar di Jakarta, Sejumlah BEM dan Serikat Mahasiswa Turun ke Jalan
Polemik Jalan Wong Kito : PU Klaim 451 Meter Dengan Anggaran Rp. 2, 34 Milliar Tuai Pertanyaan, Ribut Beton Atau Rabat beton, Kapan Lelangnya ?
KPK Panggi Fuad Bos Maktour Di Kasus Korupsi Kuota Haji Hari Ini
Videotron VR9 Diduga Tak Berizin, Pajaknya Dibayar Lebih Murah dari Billboard?
Dugaan Korupsi Pajak Reklame Kota Jambi: Ketika Pengawasan Antar Instansi Dipertanyakan
Bau Skandal Reklame Kota Jambi : Dugaan Kongkalikong Perizinan dan Pajak Menguat
Pemerintah Siap Bahas RUU Pemilu Jika Jadi Inisiatif DPR Maupun Pemerintah
Prabowo: Pengusaha Indonesia Banyak Dosa, Era AI Bikin Penyimpangan Sulit Disembunyikan
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 15:00 WIB

Mahasiswa Gelar Demo Besar di Jakarta, Sejumlah BEM dan Serikat Mahasiswa Turun ke Jalan

Senin, 15 Juni 2026 - 10:21 WIB

Polemik Jalan Wong Kito : PU Klaim 451 Meter Dengan Anggaran Rp. 2, 34 Milliar Tuai Pertanyaan, Ribut Beton Atau Rabat beton, Kapan Lelangnya ?

Senin, 15 Juni 2026 - 09:55 WIB

KPK Panggi Fuad Bos Maktour Di Kasus Korupsi Kuota Haji Hari Ini

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:03 WIB

Videotron VR9 Diduga Tak Berizin, Pajaknya Dibayar Lebih Murah dari Billboard?

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:15 WIB

Dugaan Korupsi Pajak Reklame Kota Jambi: Ketika Pengawasan Antar Instansi Dipertanyakan

Berita Terbaru

Hukum dan kriminal

Eks Bupati Pati Sudewo Didakwa Peras Calon Perangkat Desa

Senin, 15 Jun 2026 - 12:56 WIB