Isu Harga Pertamax Naik Ramai, Pertamina: Belum Ada Pengumuman Resmi

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — PT Pertamina (Persero) menegaskan hingga kini belum ada pengumuman resmi terkait perubahan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax untuk periode April 2026.

Penegasan ini disampaikan menyusul beredarnya informasi di media sosial yang menyebut harga Pertamax akan mengalami kenaikan signifikan mulai awal bulan depan.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan kabar tersebut tidak dapat dipastikan kebenarannya dan bukan berasal dari sumber resmi perusahaan.
“Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai harga Pertamax per 1 April 2026,” ujarnya.

Baca Juga :  Proyek "Penyelamat" Air Bersih Diduga Jadi Monumen Mangkrak: Ada Apa dengan Depot Pompa PDAM Tangkit Baru?

Pertamina mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar luas di media sosial. Masyarakat diminta untuk selalu merujuk pada kanal komunikasi resmi perusahaan guna mendapatkan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sebelumnya, publik sempat dihebohkan dengan isu kenaikan harga Pertamax hingga menyentuh Rp17.850 per liter. Angka tersebut jauh di atas harga yang berlaku saat ini, sehingga memicu keresahan di tengah masyarakat.
Namun, Pertamina memastikan bahwa informasi tersebut hanyalah spekulasi yang tidak berdasar. Perusahaan menegaskan setiap kebijakan terkait penyesuaian harga BBM nonsubsidi akan diumumkan secara terbuka melalui saluran resmi.
Dengan klarifikasi ini, Pertamina berharap masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang belum tentu benar.

Berita Terkait

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal
Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat
Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah
Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo
Aksi Balita 2 Tahun di Wonosobo Bikin Geger, Nekat Panjat Atap Rumah WARGA
Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan
Ibas: Pendidikan Adalah Investasi Peradaban, Bukan Sekadar Bangunan Sekolah
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan

Berita Terbaru