Rumah Pasutri Diduga Bandar Sabu Dikepung Emak-Emak di Tanjab Barat, Warga Minta Polisi Bertindak Tegas

- Jurnalis

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJAB BARAT – Puluhan emak-emak mendatangi sebuah rumah yang diduga menjadi lokasi peredaran narkoba di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi.

Aksi warga tersebut terjadi setelah muncul dugaan rumah pasangan suami istri itu kerap digunakan untuk transaksi narkotika jenis sabu.

Bahkan, kedatangan warga yang didominasi kaum ibu itu menjadi perhatian masyarakat sekitar dan memicu kerumunan di lokasi.

Dalam video yang beredar luas, emak-emak terlihat mendatangi rumah tersebut sambil menyampaikan protes atas dugaan aktivitas narkoba.

Selain itu, warga mengaku resah karena dugaan peredaran sabu dinilai mengancam keamanan lingkungan dan masa depan generasi muda.

Baca Juga :  Bareskrim Geledah Kantor PT MMS, Usut Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit

Mereka menilai keberadaan rumah yang diduga menjadi tempat transaksi narkoba telah menimbulkan keresahan berkepanjangan di tengah masyarakat.

Karena itu, warga meminta aparat penegak hukum segera mengambil tindakan tegas terhadap dugaan aktivitas peredaran narkotika tersebut.

Sementara itu, aparat kepolisian turun ke lokasi untuk mengendalikan situasi dan mencegah terjadinya tindakan yang tidak diinginkan.

Petugas juga berupaya menenangkan warga serta mengumpulkan informasi terkait dugaan aktivitas peredaran narkoba yang dilaporkan masyarakat.

“Kami hanya ingin lingkungan kami aman dan bebas dari narkoba. Jangan sampai anak-anak menjadi korban,” ujar salah seorang warga.

Baca Juga :  Bos Hanania Group Resmi Ditahan, Polisi Usut Dugaan Penipuan Umrah Bernilai Miliaran Rupiah

Di sisi lain, kepolisian mengingatkan masyarakat agar menyerahkan proses penanganan kasus kepada aparat sesuai ketentuan hukum berlaku.

Polisi menegaskan setiap dugaan tindak pidana narkotika harus dibuktikan melalui penyelidikan dan alat bukti yang cukup.

Meski demikian, aparat mengapresiasi kepedulian masyarakat yang berani melaporkan dugaan peredaran narkoba di lingkungan mereka.

Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman terkait informasi yang disampaikan warga mengenai dugaan aktivitas pasangan tersebut.

Kasus ini kembali menunjukkan tingginya peran masyarakat dalam membantu upaya pemberantasan narkoba di wilayah Provinsi Jambi.

Berita Terkait

Penculikan Kakek 70 Tahun di PIK Terungkap, Dipicu Dendam Asmara Tak Direstui
Eks Bupati Pati Sudewo Didakwa Peras Calon Perangkat Desa
Hakim Soroti Warga Medan, Usai Beli Pertalite 25 Liter, Khawatir Perkara Ini Ada Yang Request
Peran Polisi P dan ASN N dalam Yayasan
Terbongkar! Puluhan Kubik Kayu Ilegal Diduga Dibekingi Oknum APH Inisial H, Bebas Melintas Di Jalur Lintas Palembang – Jambi, Pal 10 Kota Jambi
Masih Adakah Aturan di Kota Jambi? Reklame Maulana-Diza Diduga Tak Berizin dan Tak Tersentuh Penindakan
Terungkap di Pengadilan, Bos Blueray Cargo Mengaku Setor Rp91 Miliar ke Oknum Bea Cukai
Korupsi MBG Meluas, Andrew Mulyono Diduga Atur Pengadaan Motor Listrik Rp1,035 Triliun
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 15:24 WIB

Penculikan Kakek 70 Tahun di PIK Terungkap, Dipicu Dendam Asmara Tak Direstui

Senin, 15 Juni 2026 - 12:56 WIB

Eks Bupati Pati Sudewo Didakwa Peras Calon Perangkat Desa

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:34 WIB

Hakim Soroti Warga Medan, Usai Beli Pertalite 25 Liter, Khawatir Perkara Ini Ada Yang Request

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:54 WIB

Rumah Pasutri Diduga Bandar Sabu Dikepung Emak-Emak di Tanjab Barat, Warga Minta Polisi Bertindak Tegas

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:54 WIB

Peran Polisi P dan ASN N dalam Yayasan

Berita Terbaru

Hukum dan kriminal

Eks Bupati Pati Sudewo Didakwa Peras Calon Perangkat Desa

Senin, 15 Jun 2026 - 12:56 WIB