Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik hingga Akhir 2026, Pemerintah Klaim Anggaran Aman

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2026. Kepastian ini disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menegaskan kondisi fiskal negara masih cukup kuat untuk menopang beban subsidi energi.

Menurut Purbaya, pemerintah telah mengantisipasi berbagai skenario, termasuk kemungkinan lonjakan harga minyak dunia hingga menyentuh level USD 100 per barel. Meski demikian, ia memastikan harga BBM bersubsidi tetap dijaga agar tidak memberatkan masyarakat.

Baca Juga :  Sahroni Kembali Jabat Wakil Ketua Komisi III DPR, MKD Tegaskan Tak Ada Pelanggaran Prosedur

“Tidak perlu khawatir, anggaran kita masih cukup. Kita sudah hitung semuanya,” ujarnya.
Pemerintah mengandalkan sejumlah sumber pembiayaan untuk menjaga stabilitas harga BBM subsidi. Di antaranya adalah ketersediaan Sisa Anggaran Lebih (SAL), penerimaan negara dari sektor energi, serta langkah efisiensi belanja kementerian dan lembaga.

Langkah ini diambil sebagai bentuk perlindungan terhadap daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi harga energi internasional.

Baca Juga :  Roy Suryo Menang Praperadilan, Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah

Namun demikian, pemerintah menegaskan kebijakan ini hanya berlaku untuk BBM bersubsidi. Sementara itu, harga BBM non-subsidi tetap akan mengikuti mekanisme pasar dan sangat bergantung pada pergerakan harga minyak dunia.

Dengan kebijakan tersebut, pemerintah berharap stabilitas ekonomi domestik tetap terjaga dan tekanan inflasi dapat dikendalikan hingga akhir tahun.

Berita Terkait

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal
Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat
Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah
Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo
Aksi Balita 2 Tahun di Wonosobo Bikin Geger, Nekat Panjat Atap Rumah WARGA
Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan
Ibas: Pendidikan Adalah Investasi Peradaban, Bukan Sekadar Bangunan Sekolah
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan

Berita Terbaru