KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Perjalanan Kereta Terganggu, KAI Minta Maaf

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES – Kereta Api Bangunkarta relasi Jombang–Pasar Senen mengalami anjlok di wilayah Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin (6/4/2026) sekitar pukul 14.15 WIB. Insiden terjadi di emplasemen stasiun dan menyebabkan jalur kereta di lokasi tidak dapat dilalui.

Akibat kejadian tersebut, perjalanan kereta api di jalur tengah Jawa terganggu. Sejumlah perjalanan mengalami keterlambatan, bahkan beberapa di antaranya harus dialihkan melalui jalur lain guna menghindari titik gangguan.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang atas ketidaknyamanan yang terjadi. Pihak KAI memastikan penanganan darurat langsung dilakukan begitu insiden terjadi.

Baca Juga :  Gunung Semeru Meletus ,Semburkan Abu Setinggi 1.000 Meter

“Kami memohon maaf atas gangguan perjalanan yang ditimbulkan. Saat ini petugas fokus melakukan evakuasi rangkaian dan percepatan normalisasi jalur,” demikian keterangan KAI.

Untuk meminimalisir dampak, KAI menerapkan rekayasa pola operasi perjalanan kereta, termasuk pengalihan rute melalui jalur utara. Selain itu, KAI juga menyiapkan moda transportasi alternatif berupa bus bagi penumpang terdampak agar tetap dapat melanjutkan perjalanan.

Baca Juga :  Erupsi Gunung Dukono Tewaskan Dua WNA, Tim Gabungan Evakuasi Pendaki yang Terjebak

Petugas gabungan diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi gerbong yang keluar dari rel serta mempercepat pemulihan jalur. Hingga kini, proses penanganan masih terus berlangsung.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh penumpang dilaporkan dalam kondisi selamat.

Sementara itu, penyebab anjloknya KA Bangunkarta masih dalam penyelidikan pihak terkait. KAI memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Berita Terkait

Aksi Balita 2 Tahun di Wonosobo Bikin Geger, Nekat Panjat Atap Rumah WARGA
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Biduan Asal Jambi Berinisial E Resmi Laporkan Pemilik Orgen Tunggal Inisial B, ke Polres BatangHari Terkait Dugaan Pelecehan
Karhutla di Muaro Jambi Meluas, BPBD Catat Lahan Terbakar Hampir 8 Hektare
Tim SAR Gabungan Evakuasi Buruh Asal Bandung yang Diduga Diterkam Buaya di Banyuasin
Material Longsor Tebing 11 Meter Sumbat Aliran Kali Ciapus di Ciomas Bogor
Oknum Ditjenpas Jambi Nyambi Bisnis Barang Haram, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jambi Sesalkan Rusaknya Integritas Aparat
Polresta Jambi Undang Suheri Dwi Nopriyadi untuk Klarifikasi Dugaan Pencemaran Nama Baik/Fitnah
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Biduan Asal Jambi Berinisial E Resmi Laporkan Pemilik Orgen Tunggal Inisial B, ke Polres BatangHari Terkait Dugaan Pelecehan

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:20 WIB

Karhutla di Muaro Jambi Meluas, BPBD Catat Lahan Terbakar Hampir 8 Hektare

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:07 WIB

Tim SAR Gabungan Evakuasi Buruh Asal Bandung yang Diduga Diterkam Buaya di Banyuasin

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:32 WIB

Material Longsor Tebing 11 Meter Sumbat Aliran Kali Ciapus di Ciomas Bogor

Berita Terbaru