Gunung Semeru Meletus ,Semburkan Abu Setinggi 1.000 Meter

- Jurnalis

Sabtu, 4 April 2026 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUMAJANG – Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur kembali mengalami erupsi pada Sabtu (4/4/2026) pagi. Letusan terjadi sekitar pukul 05.19 WIB dengan tinggi kolom abu mencapai kurang lebih 1.000 meter di atas puncak.

Berdasarkan laporan petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang. Arah sebaran abu dilaporkan condong ke wilayah selatan.

Aktivitas vulkanik gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut masih berlangsung saat laporan dibuat. Dalam periode dini hari hingga pagi, tercatat beberapa kali erupsi dengan tinggi kolom abu bervariasi antara 600 hingga 1.000 meter.

Baca Juga :  Pagar Rumah  Jusuf Kalla di Kebayoran Baru Roboh Ditabrak Mobil Hyundai 

Status Siaga, Warga Diminta Waspada
Saat ini, Gunung Semeru masih berstatus Level III atau Siaga. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di sejumlah zona berbahaya.

Warga dilarang beraktivitas di sektor tenggara, khususnya sepanjang aliran Besuk Kobokan hingga radius 13 kilometer dari puncak. Selain itu, masyarakat juga diminta menjauhi area sempadan sungai dalam radius 500 meter karena berpotensi dilanda aliran lahar.

Baca Juga :  Pelajar SMP Tewas dalam Ledakan Petasan Balon Udara di Ponorogo, Dua Rekannya Luka Parah

Petugas juga mengingatkan potensi bahaya lain seperti awan panas guguran, lava pijar, hingga banjir lahar yang dapat menjangkau jarak lebih jauh, terutama saat terjadi hujan di kawasan puncak.

Aktivitas Masih Fluktuatif
Erupsi yang terjadi hari ini masih tergolong dalam pola aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang fluktuatif. Meski demikian, masyarakat di sekitar lereng gunung diminta tetap meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan intensif guna mengantisipasi potensi peningkatan aktivitas gunung api tersebut.

Berita Terkait

Aksi Balita 2 Tahun di Wonosobo Bikin Geger, Nekat Panjat Atap Rumah WARGA
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Biduan Asal Jambi Berinisial E Resmi Laporkan Pemilik Orgen Tunggal Inisial B, ke Polres BatangHari Terkait Dugaan Pelecehan
Karhutla di Muaro Jambi Meluas, BPBD Catat Lahan Terbakar Hampir 8 Hektare
Tim SAR Gabungan Evakuasi Buruh Asal Bandung yang Diduga Diterkam Buaya di Banyuasin
Material Longsor Tebing 11 Meter Sumbat Aliran Kali Ciapus di Ciomas Bogor
Oknum Ditjenpas Jambi Nyambi Bisnis Barang Haram, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jambi Sesalkan Rusaknya Integritas Aparat
Polresta Jambi Undang Suheri Dwi Nopriyadi untuk Klarifikasi Dugaan Pencemaran Nama Baik/Fitnah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Biduan Asal Jambi Berinisial E Resmi Laporkan Pemilik Orgen Tunggal Inisial B, ke Polres BatangHari Terkait Dugaan Pelecehan

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:20 WIB

Karhutla di Muaro Jambi Meluas, BPBD Catat Lahan Terbakar Hampir 8 Hektare

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:07 WIB

Tim SAR Gabungan Evakuasi Buruh Asal Bandung yang Diduga Diterkam Buaya di Banyuasin

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:32 WIB

Material Longsor Tebing 11 Meter Sumbat Aliran Kali Ciapus di Ciomas Bogor

Berita Terbaru