SURABAYA – Suasana penuh kecemasan dan kepiluan menyelimuti keluarga para penumpang kapal KM Mutiara menyusul insiden kebakaran yang melanda kapal tersebut.
Salah satu kisah yang mencuri perhatian publik adalah jeritan hati seorang istri yang tidak bisa menghubungi suaminya yang berada di atas kapal saat musibah terjadi.
Di tengah situasi darurat pascakebakaran, sang istri terus berupaya mencari kepastian mengenai nasib suaminya. Namun, komunikasi terputus total dan panggilan telepon tidak bisa tersambung, membuat pihak keluarga diliputi rasa khawatir yang mendalam.
KM Mutiara mengalami musibah kebakaran yang memicu kepanikan di kalangan penumpang serta keluarga yang ditinggalkan di darat. Keluarga korban, khususnya sang istri, kesulitan mendapatkan informasi valid karena nomor ponsel penumpang tidak dapat dihubungi pascakejadian.
Pihak keluarga berharap tim SAR gabungan dan pihak berwenang dapat segera memberikan kejelasan mengenai data manifes serta kondisi seluruh penumpang yang terdampak insiden tersebut.












