Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Muaro Jambi, Desak Usut Dugaan Orang Dalam Pengatur Proyek

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUARO JAMBI – Ratusan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Muaro Jambi dengan membawa sejumlah tuntutan. Salah satu isu yang menjadi sorotan adalah dugaan adanya “orang dalam” yang diduga mengatur proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi.

Dalam aksi tersebut, massa meminta pemerintah daerah membuka ruang transparansi terhadap pelaksanaan proyek, sekaligus mendesak aparat penegak hukum untuk menyelidiki berbagai dugaan praktik yang dinilai berpotensi mencederai tata kelola pemerintahan yang bersih. Mereka menegaskan seluruh dugaan tersebut perlu dibuktikan melalui proses hukum yang objektif.

Baca Juga :  Utamakan Keselamatan Pekerja, PTPN IV PalmCo Perkuat Budaya K3 di Seluruh Unit Operasional

Selain menyoroti dugaan pengaturan proyek, mahasiswa juga menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan daerah, mulai dari kondisi infrastruktur, pelayanan publik, hingga tata kelola pemerintahan yang dinilai masih membutuhkan pembenahan. Massa berharap pemerintah tidak mengabaikan aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui aksi damai tersebut.

Dalam orasinya, perwakilan mahasiswa menegaskan aksi ini bukan sekadar menyampaikan kritik, tetapi menjadi bentuk kepedulian terhadap masa depan Kabupaten Muaro Jambi. Mereka meminta pemerintah memberikan penjelasan secara terbuka atas berbagai persoalan yang menjadi perhatian publik.

Baca Juga :  Didit Prabowo Bertemu Jokowi di Solo, Ada Agenda Politik?

Mahasiswa juga mendesak aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti setiap informasi maupun dugaan pelanggaran sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Menurut mereka, transparansi dan penegakan hukum menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan.

Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan berjalan tertib. Massa berharap tuntutan yang mereka sampaikan tidak berhenti pada aksi demonstrasi semata, melainkan ditindaklanjuti melalui langkah konkret oleh pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum.

Berita Terkait

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal
Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat
Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah
Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo
Aksi Balita 2 Tahun di Wonosobo Bikin Geger, Nekat Panjat Atap Rumah WARGA
Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan
Ibas: Pendidikan Adalah Investasi Peradaban, Bukan Sekadar Bangunan Sekolah
Aksi Tolak Stockpile Batu Bara PT SAS, Warga dan WALHI Duduki Kantor Perusahaan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Ahli PPATK Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Bisa Diusut Tanpa Tunggu Pidana Asal

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Polda Metro Jaya Siagakan 1.358 Personel Amankan Demo di Jakarta Pusat

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Kemensos Salurkan Santunan Duka Rp 15 Juta untuk Korban Gempa Nagekeo

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Ketua P2SP SDN 219 Kota Jambi Bungkam, Sejumlah Pernyataan Terkait K3, Keselamatan hingga Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan

Berita Terbaru