Perawat RSUP Hasan Sadikin Disanksi SP1 Usai Bayi Nyaris Tertukar

- Jurnalis

Minggu, 12 April 2026 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung – Insiden bayi nyaris tertukar di RSUP Hasan Sadikin (RSHS) Bandung berbuntut sanksi terhadap seorang perawat.

Manajemen rumah sakit memastikan kejadian tersebut merupakan kelalaian (human error). Perawat yang terlibat telah dijatuhi Surat Peringatan 1 (SP1) dan dipindahkan ke unit non-pelayanan pasien.

Baca Juga :  Waka DPRD Bungo Soroti BPN Tahan Sertifikat Warga

“Yang bersangkutan sudah diberikan sanksi sesuai aturan dan tidak lagi bertugas di pelayanan langsung,” ujar pihak manajemen.

Kasus ini mencuat setelah seorang ibu melaporkan bayinya hampir dibawa orang lain, diduga akibat kesalahan saat proses penyerahan bayi.

RSHS menyatakan telah:
Meminta maaf kepada keluarga pasien
Melaporkan kejadian ke Kementerian Kesehatan
Melakukan evaluasi dan penguatan SOP

Baca Juga :  Anak Bupati dan Selebgram Pekanbaru Positif Narkoba saat Razia Tempat Hiburan

“Ini menjadi bahan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas manajemen.

Meski tidak berujung fatal, insiden ini menjadi sorotan serius terkait standar keamanan dan prosedur penanganan bayi di rumah sakit.

Berita Terkait

44 SPJ Perjalanan Dinas DPRD Muaro Jambi Diduga Fiktif, APH Diminta Turun Tangan
Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah
Biduan Asal Jambi Berinisial E Resmi Laporkan Pemilik Orgen Tunggal Inisial B, ke Polres BatangHari Terkait Dugaan Pelecehan
Diduga Lecehkan Biduan Berinisial E, Pemilik Orgen Tunggal Inisial B Belum Berikan Clarifikasi
Dua Penambang Emas Ilegal di Lahan Pemkab Merangin Ditangkap Polisi
Diduga Pelecehan Seksual oleh Salah Satu Pemilik Orgen Tunggal Sungai Rengas, Kab.Batang Hari
Diduga Tak Kunjung Ditindak APH, Warga Puntikalo Tebo Nekat Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal
5 Oknum Polisi Dipecat Terkait Kematian Brigadir Eko di Tanjabtim, Motif dan Hasil Autopsi Masih Dipertanyakan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:32 WIB

44 SPJ Perjalanan Dinas DPRD Muaro Jambi Diduga Fiktif, APH Diminta Turun Tangan

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Biduan Asal Jambi Berinisial E Resmi Laporkan Pemilik Orgen Tunggal Inisial B, ke Polres BatangHari Terkait Dugaan Pelecehan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Diduga Lecehkan Biduan Berinisial E, Pemilik Orgen Tunggal Inisial B Belum Berikan Clarifikasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Dua Penambang Emas Ilegal di Lahan Pemkab Merangin Ditangkap Polisi

Berita Terbaru