Tegur Bocah Main Mikrofon, Imam Masjid di Palopo Dikeroyok

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palopo – Seorang imam masjid bernama Ahmad (62) menjadi korban pengeroyokan di Palopo. Peristiwa tersebut terjadi di depan Masjid As Salam, Kelurahan Benteng, Kecamatan Wara Timur, usai korban memimpin salat Asar.

Insiden bermula saat Ahmad menegur sejumlah bocah yang bermain mikrofon masjid. Anak-anak tersebut diketahui menggunakan pengeras suara untuk bercanda, bahkan sempat mengumandangkan azan tidak pada waktunya. Teguran itu disertai tindakan menjitak salah satu bocah.

Baca Juga :  Dituntut 2 Tahun Penjara, Delpedro Nilai Tuntutan Tak Sesuai Fakta Persidangan

Diduga tidak terima, pihak keluarga anak kemudian mendatangi korban. Usai salat, Ahmad diserang secara tiba-tiba dari belakang. Ia dipukul hingga terjatuh dan dikeroyok oleh beberapa orang, bahkan disebut sempat diinjak dan dipukul menggunakan benda keras.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian wajah dan tubuh, serta harus mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga :  Ibu dan Korban Dugaan Pemerkosaan Oknum Polisi Jambi Temui Hotman Paris Hutapea di Jakarta, Harap Keadilan Ditegakkan

Kasus ini telah dilaporkan ke polisi dan kini dalam proses penyelidikan. Sejumlah saksi telah diperiksa untuk mengungkap para pelaku pengeroyokan.

Di sisi lain, pihak keluarga bocah juga melaporkan balik korban atas dugaan penganiayaan, sehingga kasus ini berkembang menjadi saling lapor dan masih ditangani aparat kepolisian.

Berita Terkait

44 SPJ Perjalanan Dinas DPRD Muaro Jambi Diduga Fiktif, APH Diminta Turun Tangan
Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah
Biduan Asal Jambi Berinisial E Resmi Laporkan Pemilik Orgen Tunggal Inisial B, ke Polres BatangHari Terkait Dugaan Pelecehan
Diduga Lecehkan Biduan Berinisial E, Pemilik Orgen Tunggal Inisial B Belum Berikan Clarifikasi
Dua Penambang Emas Ilegal di Lahan Pemkab Merangin Ditangkap Polisi
Diduga Pelecehan Seksual oleh Salah Satu Pemilik Orgen Tunggal Sungai Rengas, Kab.Batang Hari
Diduga Tak Kunjung Ditindak APH, Warga Puntikalo Tebo Nekat Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal
5 Oknum Polisi Dipecat Terkait Kematian Brigadir Eko di Tanjabtim, Motif dan Hasil Autopsi Masih Dipertanyakan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:32 WIB

44 SPJ Perjalanan Dinas DPRD Muaro Jambi Diduga Fiktif, APH Diminta Turun Tangan

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Massa Datangi PN Jaksel, Desak Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Biduan Asal Jambi Berinisial E Resmi Laporkan Pemilik Orgen Tunggal Inisial B, ke Polres BatangHari Terkait Dugaan Pelecehan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Diduga Lecehkan Biduan Berinisial E, Pemilik Orgen Tunggal Inisial B Belum Berikan Clarifikasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Dua Penambang Emas Ilegal di Lahan Pemkab Merangin Ditangkap Polisi

Berita Terbaru