Coretax Bermasalah, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Akui Sistem Sulit Diakses, Joki SPT Bermunculan

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Pemerintah mengakui adanya kendala serius dalam implementasi sistem perpajakan digital Coretax. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut sistem tersebut masih sulit diakses dan belum ramah bagi pengguna.

Menurutnya, kompleksitas dalam penggunaan Coretax menjadi salah satu penyebab munculnya praktik penggunaan jasa “joki SPT” di tengah masyarakat. Wajib pajak memilih menggunakan pihak ketiga untuk membantu pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) karena kesulitan mengoperasikan sistem.

“Memang desainnya belum mudah digunakan oleh masyarakat umum,” ujar Purbaya, mengakui kelemahan sistem yang saat ini masih dalam tahap penyempurnaan.

Baca Juga :  Update Harga LPG Non-Subsidi April 2026, Pertamina Pastikan Stabil di Seluruh Provinsi

Selain sulit diakses, Coretax juga dilaporkan kerap mengalami gangguan teknis, mulai dari lambatnya akses hingga sistem yang tidak stabil. Kondisi ini semakin memperumit proses pelaporan pajak secara online.

Fenomena joki SPT pun menjadi konsekuensi dari sistem yang belum optimal. Di lapangan, jasa ini ditawarkan dengan tarif tertentu, memberikan solusi instan bagi wajib pajak yang kesulitan, namun sekaligus membuka celah praktik tidak ideal dalam administrasi perpajakan.

Baca Juga :  Istana Dibuka untuk Pelajar, Prabowo Subianto Dorong Edukasi Kebangsaan Sejak Dini

Pemerintah menegaskan akan segera melakukan evaluasi dan pembenahan terhadap Coretax. Perbaikan difokuskan pada kemudahan akses, penyederhanaan alur penggunaan, serta peningkatan stabilitas sistem.

Ke depan, pemerintah berharap sistem Coretax dapat digunakan secara mandiri oleh wajib pajak tanpa perlu bantuan pihak ketiga.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa transformasi digital di sektor publik tidak hanya soal teknologi, tetapi juga soal kemudahan akses dan kesiapan sistem dalam melayani masyarakat luas

Berita Terkait

Kopassus Tegaskan Isu “Orang Istana Digampar Pangkopassus” adalah Hoaks
Ratusan Warga Kaltim Bersiap Aksi 21 April, Kantor Gubernur Dipasangi Kawat Berduri
Update Harga LPG Non-Subsidi April 2026, Pertamina Pastikan Stabil di Seluruh Provinsi
Hashim: Wajar Program Makan Bergizi Gratis Masih Ada Kelemahan di Awal Pelaksanaan
Masih Banyak Disalahpahami, Ini Perbedaan Sertifikasi Halal dan Syariah
Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Dex Naik per 18 April 2026
JK Klarifikasi Polemik “Mati Syahid” saat Ceramah di Masjid UGM
IKBI PTPN IV Tebar 1.500 Bibit Ikan Nila di Kerinci, Perkuat Ketahanan Pangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 06:58 WIB

Kopassus Tegaskan Isu “Orang Istana Digampar Pangkopassus” adalah Hoaks

Selasa, 21 April 2026 - 11:40 WIB

Ratusan Warga Kaltim Bersiap Aksi 21 April, Kantor Gubernur Dipasangi Kawat Berduri

Senin, 20 April 2026 - 10:36 WIB

Update Harga LPG Non-Subsidi April 2026, Pertamina Pastikan Stabil di Seluruh Provinsi

Senin, 20 April 2026 - 10:32 WIB

Hashim: Wajar Program Makan Bergizi Gratis Masih Ada Kelemahan di Awal Pelaksanaan

Senin, 20 April 2026 - 10:30 WIB

Masih Banyak Disalahpahami, Ini Perbedaan Sertifikasi Halal dan Syariah

Berita Terbaru

Hukum dan kriminal

Enam Tersangka Kasus Tewasnya Pelajar SMAN 5 Bandung Ditangkap

Rabu, 22 Apr 2026 - 10:51 WIB

Hukum dan kriminal

Eks Kadis LH Jadi Tersangka, Pemprov DKI Tegaskan Patuh Proses Hukum

Selasa, 21 Apr 2026 - 14:28 WIB